It’s all about writing, photography, books, design, business, internet and love

Btw, also read me: Antara Bis, Duit, dan BBM

Stylish dengan Jilbab

May 30, 2008 Author: Ollie | Filed under: Events, Reviews

Kemarin saya diundang oleh Permata Jilbab (Thanks to Tante Rike, founder Permata Jilbab) untuk hadir dalam peluncuran buku Okky Asokawati yang berjudul ‘Stylish, Smart & Soleha‘. Wow… dalam rentang waktu 1 bulan, Mbak Okky telah meluncurkan 3 buku fashion muslimah. 2 lainnya adalah 1 Jilbab 25 Kreasi dan Cantik di Segala Usia ala Okky Asokawati.  Amazing.

Buku ‘Stylish, Smart & Soleha’ adalah hasil renungan dan sharing pengalaman hidup Mbak Okky yang sangat inspiratif dan smart, dipadukan dengan rahasia penampilannya yang selalu stylish. Mengenai pengertian Soleha sendiri, Cak Nun, yang hadir pada acara launching,  memiliki pendapat bahwa Soleha itu adalah menjaga sehingga nikmat kita bukan derita orang lain. Gimana neranginnya ya :D Lupa :p

Anyway, gara-gara buku ini, gue jadi rada peduli sama penampilan. It will make you feel better. Bener. Coba intip inspirasi baju-baju muslimah keren di Flickr, liat video-video hijab style di YouTube, liat style-nya muslimah di Amerika, and many more :D

Setelah acara launching, dilanjutkan dengan demo kreasi jilbab Permata tipe 7 yang masuk MURI karena 1 jilbab bisa dibentuk sampe 50 macam. Dalam buku 1 jilbab 25 kreasi, tipe 7 ini ditampilkan dalam 25 kreasi cantik.

Beli dulu jilbab permata tipe 7 di Heartboutique.com kemudian beli buku 1 Jilbab 25 Kreasi di Kutukutubuku.com dan jangan lupa praktekin! Kalo udah, jangan lupa kasih tau gue! :) Ditunggu!

Bookmark: del.icio.us | Digg it | Furl | ma.gnolia | reddit | StumbleUpon | Wink | Yahoo MyWeb |

Nuansa Thailand di Jakarta

May 28, 2008 Author: Ollie | Filed under: Personal

It’s Goldy’s 25th birthday, so I decide to give something special for him and for me too. Loh kok for me too? Yah… tau sendiri kan, kalo kita ngasih seseorang kado, biasanya ada ‘ego’ dan ‘keinginan’ kita di situ. Ngasih parfum, biar orangnya harum dan kita gak terganggu di dekatnya. Dan semacam itu.

Men love gadgets, so I get him a new gadget he always wanted. It’s cold hard gift anyway. Kita pergi bareng ke toko tempat gadgetnya dan he got to pick for himself. It’s my logical side talking.

anang bday

For my emotional and romantic side, I think about something else. Waktu gue jalan-jalan ke Thailand tempo hari, memang bener-bener girls days out and dia nggak ikut. Dari perjalanan gue itu, ada 2 hal yang paling berkesan yaitu Thai Massage dan Tom Yam Gung. Dua hal itu yang gue pengen share dengan dia di hari yang special ini. A Special Thailand Day, just for us.

Jadilah gue riset di internet dan dapet rekomendasi ke Blush, Traditional Thai Massage dan Lan Na Thai, Thailand Cuisine. Semua tempat langsung gue booking tanpa pikir panjang.

Setelah getting his new gadget, gue ajak dia ke Blush yang bertempat di D-Best Fatmawati Blok. E-12. Dia nggak tahu kemana kita akan pergi, gue sengaja mislead him. Trus pas dia liat papan ‘Traditional Thai Massage’, langsung senyum-senyum gugup hehe. Soalnya gue cerita, waktu Thai Massage di Phuket, badan gue bener-bener di banting kesana kemari ama mbak-nya dan akrobat abis.

Di Blush, kesan pertama tempatnya asik. Trus per customer itu ada kamar masing-masing dengan dekorasi ruangan yang oke. Yang di Thailand sih nggak ditata seapik ini ya. Kemudian kita disuruh ganti baju dengan yang berbahan ringan dan nyaman. Abis itu mbaknya mulai mijet. Gue rasa semua lebih oke dari yang di Thailand, tapi pijat akrobatik yang gue tunggu-tunggu malah nggak keluar. But overall, I like it dan badan gue jadi segar setelah itu. You can have the Traditional Thai Massage for Rp 108.000 for 90 minutes.

Then we’re off to Lan Na Thai, restoran Thailand di sebelah BPD Plaza, belakang Mandarin Oriental Hotel. I have no idea ini restoran kayak apa, tapi yang jelas waktu gue booking, gue bisa sense bahwa restoran ini jelas-jelas adalah restoran yang populer.

Pertama masuk, kita udah kayak masuk ke sebuah restoran di Bangkok. Penuh ornamen Thai, candle light, tenang, soothing, ya seperti masuk dunia lain lah. Supir taksi gue mengetahui bahwa restoran ini adalah restorannya bule-bule. Ternyata bener. Di dalamnya hampir semua bule. Dan hampir semua rapi (kemeja, jas, dasi, gaun, dll). Gue sama Goldy tampil beda dengan t-shirt dan jeans plus tampang kucel habis dipijet hehe.

Langsung pesen Tom Yam Gung yang ternyata disini enak banget. Sama dengan yang di Phuket. Trus pesen makanan lain beserta dessert. Pas liat bill-nya, rasanya gue ingin segera menawarkan jasa cuci piring haha. This place is good for bule’s money only. For us it’s good for special occasion.

Anyway, it was fun, we had a great time the whole day (meskipun seharian, gue nggak berhenti memikirkan pekerjaan (hehe)). But, sometimes we need a time off. Right? I’m blessed to have this opportunity to choose my own time off for the right reason in the right time.

To my Goldy, happy 25th birthday! It’s a powerful age. Hope it will make you stronger. Wish you all the best!

Bookmark: del.icio.us | Digg it | Furl | ma.gnolia | reddit | StumbleUpon | Wink | Yahoo MyWeb |

Kenaikan Harga BBM di Indonesia

May 23, 2008 Author: Ollie | Filed under: News

The government of Indonesia announces the new fuel prices following skyrocketing world’s oil price. The gasoline price increased from Rp 4.500 to Rp 6.000. This is definitely a hard news for everybody.

Bookmark: del.icio.us | Digg it | Furl | ma.gnolia | reddit | StumbleUpon | Wink | Yahoo MyWeb |

A day in a Netpreneur Life

May 22, 2008 Author: Ollie | Filed under: Personal

This is actually how my life as a netpreneur looks like today…

8.00 Home

Checking emails and appointments. Mau body combat tapi selalu males, padahal cuma one click away haha. Taking notes here and there. Writing some emails and make phone calls. Then sarapan sambil nonton tv (Ellen DeGeneres/Oprah gonta ganti).

10.00 ITC Permata Hijau

HeartyBoutique.com, butik gue, selain pake pemasaran online, juga menggunakan display offline sekaligus inventory di ITC Permata Hijau sejak 1,5 tahun lalu. Kenapa tertarik buka disana?

1. Decent place dan dekat rumah
2. Ada fasilitas pinjam pakai, cukup bayar 7,5 juta per tahun dah include deposit 2,5 juta
3. Situasi di sekitar kios yang kita sewa juga lumayan rame

Namun, perkembangannya ternyata rada menyedihkan. Entah kenapa, para tetangga HeartyBoutique.com satu persatu menutup tokonya. Mungkin karena traffic dan omzet kurang ya karena cuma ‘nunggu’ pembeli di situ aja. Akibatnya, ‘neighbourhood’ sekitar blok HeartyBoutique.com jadi sepi sehingga ngaruh banget ke omzet kita secara offline.

Nggak berhenti di situ saja. Karena situasi yang sepi pedagang, akhirnya orang-orang yang bermental maling pun jadi berani untuk mulai melancarkan aksinya.

Kemarin, jam 13.00 ada yang telepon ke hotline kita, kebetulan gue yang angkat. Ibu yang mengaku bernama Ibu Lia (021-91587424), berteriak-teriak dengan nggak jelas, “Mukena… mukena…!”. Laaah… “Nggak jelas bu, sms aja”. Bla bla bla. Apa sih nggak ngerti. Benar-benar seperti ngomong sendiri. Sekarang sih baru sadar, sepertinya dia mau mengelabui penjaga butik gue yang polos dan anak baru. Trus gue bilang, “Jadi mau pesan mukena 2? Ya udah catet dulu pesanannya nanti saya carikan!”

Kemudian dia bilang ke mbak penjaga butik gue, “Disuruh ambil aja trus dicatet.” Dan seperti terhipnotis, mbak penjaga butik gue, melakukan semua yang diminta.

Tak lama kemudian, gue sudah kehilangan produk bernilai jutaan rupiah.

Singkat cerita, pagi tadi, gue ke Management ITC Permata Hijau untuk melaporkan sekaligus complain dengan keadaan tempat yang nggak aman dan sepi seperti sekarang ini. Dari hasil pembicaraan, gue cuma disuruh gih sono urus sendiri lapor ke security, bikin BAP, nyalahin ‘kenapa-ga-dari-kemarin-lapornya-biar-security-bisa-investigasi’, dan cuci tangan trus merem. Tidak ada solusi apapun tentang kondisi butik gue. “Tolong bisa nggak saya pindah ke unit yang kosong dan lebih rame biar aman” “Nggak bisa, kudu bayar lagi” “Ya udah kalo gitu saya terpaksa tutup” “Deposito 2,5 juta hangus ya”.

Maju kena mundur kena. Hati-hati ya kalo mau buka toko dimana pun yang nawarin sewa murah. Jaman susah banyak orang nekat melakukan kejahatan, sh*t happens dan gak bisa mengandalkan management karena pihak management tidak perduli pada orang yang ‘cuma’ pinjam pakai atau sewa murah.

Most likely, toko offline HeartyBoutique.com akan pindah ke tempat lain. Belum ditentuin. Tapi yang jelas, gue yakin, ini adalah sedikit ‘demam’ yang biasa ditimbulkan jika ‘gigi’ mau tumbuh. I’m ready to support the massive growth nggak lama lagi.

11.45 Jl. Budi Utomo

Pergi meeting dengan client TukuSolution.com, meski telat 45 menit gara-gara urusan mendadak ke ITC. Untung ada Angel yang datang on time. Memutuskan untuk meninggalkan laptop dan berbekal notepad aja karena kertas refill buku catatan gue, cuma punya 3 lubang di pinggir. Refill ini hanya dijual di Gramedia Plaza Semanggi. Belum sempat ke sana. Dari meeting di office lanjut ke lunch meeting.

Di Patung Tani, liat bendera-bendera ‘Indonesia Bisa!’. Langsung foto-foto buat ditaruh di JakartaDailyPhoto.com.

Gue memang selalu siaga dan bawa kamera pocket, demi tugas mulia menjadi Duta Jakarta (Meskipun bukan None Jakarte) di Jakarta Daily Photo . Bahkan gue rela mengeluarkan uang Rp 1.000 agar tukang koran mau berpose buat gue di lampu merah.

13.30 Bank di Pancoran

Ngurusin beberapa hal di Bank. Ternyata ribet juga. Dah lama nggak ke bank. Seringnya ke ATM (narik melulu :D).

14.15 Kalibata Mal

Ketemu sama Arul. Ngebahas rencana Blogbrary dan CSR-nya Kutukutubuku.com. Trus lanjut ngobrol seru tentang proyek idaman gue dan Angel. Salah satu bentuk expansi-nya Kutukutubuku.com setelah TukuSolution.com sukses mendapat kepercayaan clients. Banyak fakta menarik yang terungkap dalam diskusi ini. So excited. Tapi bingung dan bertanya-tanya, bisa nggak ya kali ini nyemplung gitu aja seperti kedua sister company-nya yang dibangun atas dasar nekat (“Bikin web consultant yuk. Namanya apa yaaa?” “Tuku Solution aja, Kutu dibalik kan jadi Tuku” “Oke” Proses penemuan nama, less than 1 minute haha.)

16.30 Plaza Senayan

Diundang Majalah Prodo untuk datang ke launching buku-nya Mbak Okky Asokawati, Cantik di Segala Usia ala Okky Asokawati. Datang terlambat banget karena kekacauan jadwal di depan, tapi nggak pa pa, yang penting sempat foto-foto haha. Isi bukunya, tips untuk tampil cantik di usia 20,30,40, dan 50. Ada juga tips untuk yang berkerudung. Beli 15% OFF di Kutukutubuku.com ya :)

17.30 Senayan City

Liat-liat gadgets. Berminat banget dengan Canon Powershot TX1, karena bentuknya yang lucu dan gue ada keinginan untuk bikin film dokumenter. Kalo itu blm kesampaian dalam waktu dekat, ya, gue sudah cukup senang untuk sekedar ‘main-main’ di video editing.

Soalnya sejak dapet job mendadak jadi kameramen di proyeknya TukuSolution.com, tiba-tiba gue sadar filming itu menyenangkan juga. Waw, gue akan segera belajar membuat film untuk meramaikan kancah perfilman Nasional. Nggak mau kalah dong sama Rachmania Arunita :D (”Untuk produksi film kayak Lost in Love itu butuh berapa ya Nia?” “5″ “5 apa??” “5M” “…”)

19.30 Home Again

Checking emails, replying emails, twittering, flickering, facebooking, blogging, reading feeds…

Charging Hp, cam, ipod, laptop…

Watching YouTubeWHAT! David Cook menang American Idol?? How about my cutie Archuleta? (pingsan :| )

00.00 Bed

Baca majalah (Marie Claire, Glamour, Oprah, Reader Digest, Intisari, Swa, Prodo) dan tabloid gosip (Nyata, Nova, Wanita Indonesia, Genie)

Kayaknya udah kepanjangan ya :D Ini nyontohin yang baik apa nggak ya, soalnya kegiatan gue kok ternyata dari mall ke mall sih :p Ya sudah. That’s the way it is. Sekian dulu.

Bookmark: del.icio.us | Digg it | Furl | ma.gnolia | reddit | StumbleUpon | Wink | Yahoo MyWeb |

Mengorangkan Orang

May 20, 2008 Author: Ollie | Filed under: Inspiration

Istilah ini baru saja saya dengar saat makan malam dengan saudaranya Goldy tadi malam. I think he’s unbelievably smart, dan pola pikirnya benar-benar beyond dari pikiran saya. Seolah saat saya baru akan beranjak memikirkan sesuatu, dia sudah berada disana, memberikan penjelasan. He could read my mind. Amazing.

Biasanya, setiap hari, saya datang ke kantor dan lari terburu-buru masuk ke dalam lift kemudian masuk ke ruang kantor. Sudah. Tanpa interaksi dan dingin.

Selama ini saya takut, jika saya menatap ke depan, saya harus bertatapan dengan orang-orang yang akan memandang saya dan kemudian keadaan menjadi canggung. Karena saya tidak kenal mereka, mereka tidak kenal saya.

Kemarin, saat mood saya sedang bagus, saya menatap ke depan. Seorang satpam membukakan pintu untuk saya. Mungkin ia sering lihat saya turun dari mobil. Yang jelas, ia kenal saya. Saya berterimakasih. Dia ingat saya.

Kemudian saya nyaris ketinggalan lift, tapi seseorang membukakannya lagi untuk saya. Orang itu adalah tukang antar galon di kantor saya. Dia kenal saya juga. Saya memandangnya dan tersenyum, berterimakasih. Dia ingat saya.

Di dalam lift, seorang bapak menekan angka ‘3′, dan bilang kepada saya, “Lantai 3 kan? Kutukutubuku kan?”. Saya terpana. Dengan riang saya tanya kok dia bisa tahu? Dia cuma bilang, “Tahu dong!”. Dia berkantor di lantai 4, di sebuah perusahaan yang saya baru dengar. Tapi kok dia bisa kenal saya. Saya ucapkan terimakasih. Dia ingat saya.

Di depan meja kerja saya termenung-menung sendiri. Mereka semua adalah orang, tapi selama ini saya menganggap mereka tidak ada, seperti sebuah iklan di halaman Detik.com yang selalu saya abaikan. Blind spot istilahnya.

Dari pembicaraan tadi malam, saya mulai sadar, bahwa sudah saatnya saya berhenti cuek dengan lingkungan dan mulai menikmati detail yang ditawarkan kehidupan, salah satu caranya, dengan… mengorangkan orang.

Bookmark: del.icio.us | Digg it | Furl | ma.gnolia | reddit | StumbleUpon | Wink | Yahoo MyWeb |

Flickr PhotoStream

  • Belitung Island - Hidden ParadiseBelitung Island - Hidden ParadiseBelitung Island - Hidden ParadiseBelitung Island - Hidden ParadiseBelitung Island - Hidden ParadiseBelitung Island - Hidden Paradise

Sponsors

Toko Buku Online Kutukutubuku Hobitanaman.com gamexeon.com heartyboutique.com

Recent Comments

Top Commentators