Feb 14, 2008
Author: Ollie | Filed under: Tips
Kemarin nonton acara sisi lain, membahas pasar barang-barang bekas di Jakarta. Mungkin bakal berguna kalo gue tulis lagi disini, secara gue juga adalah garage sale lover
- Pasar Buku, Jl. Kwitang Raya, di sini tempatnya buku-buku atau majalah bekas. Kemarin gue bawa uang Rp 50.000 dah dapet 5 buku (per buku @ Rp 10.000). Tebel-tebel dan berguna lagi. Ada buku Donald Trump, biografinya Monica Lewinsky, buku bisnis, dll. Mayan banget. Bahkan ada buku yang Rp 5.000-an disebar gitu aja di tanah hehe. Kalo yang nggak masalah dengan buku yang rada berdebu dikit, di sini surganya.
- Pasar Toilet, Jl. Minangkabau, di sini tempatnya toilet-toilet bekas dengan merk ternama (inget TOTO? hehe) dan harga terjangkau. Tapi kalo toilet mah rada gross ya meskipun dah mengkilap juga hehe.
- Pasar keperluan orang sakit, lokasi deket pasar rumput, di sini tempatnya kursi roda, tempat tidur pasien, dll. Harganya tentu saja jauh di banding yang baru. Trus katanya sih kalo pasien dah sembuh bisa dibalikin lagi kesana (dibeli lagi ama abangnya). Asik juga.
- Pasar furniture kantor, Jl. Saharjo, kalo lewat sini bakal liat kursi-kursi kantor, brankas, lemari, yang dijejer di pinggir jalan. Waktu itu gue sama angel kesini buat nyari lemari besi yang gede. Waktu itu dapet yang bagus tuh. Dan diantar ke kantor pula. Tapi harganya lupa. But hati-hati ya disini, banyak penipu. Mending ajak temen yang udah pengalaman sama tempat ini dan yang tau harga. Harga diinjek aja sampe abis baru naikin dikit-dikit <– kekejaman ibu-ibu haha
- Pasar Poncol, Jakarta Pusat, di sini ada macem-macem. Mulai dari kaset bekas, batu akik, jam kuno, lampu taman, kamera atau alat elektronik bekas, handphone, aksesoris mobil atau motor, telepon rumah, blender, dll. Harga blender bagus yang di carrefour Rp 200.000, di sini bisa jadi Rp 80.000.
- Toko BarBeKu (Barang Bekas Berkualitas). Nah, yang ini adalah toko barang bekas yang terpilih. Bisa dari lelang kantor atau hotel yang mau ganti furniture. Atau orang asing yang mau pindah dari Indonesia. Di sini banyak furniture, tapi ada juga buku, dan mobil (Ford ‘93 Rp 10 juta). Coba aja ke sana, Outlet Cirendeu. Jl. Purnawarman No.37 A Telp. (021) 7434792
- Update: Pasar Flohmak di BSD. Katanya barangnya masih bagus-bagus dan murah abis.
Happy Hunting 
Jan 17, 2008
Author: Ollie | Filed under: Photography, Tips
I Flickr, Therefore I am.
Semua pasti pernah dengar tentang website tempat sharing foto yang telah berkembang menjadi sebuah ‘keluarga’ besar dari para fotografer, fotoblogger dan orang-orang narsis. Selamat datang di Flickr!

Gue mulai go Pro sekitar bulan September. Saat itu mau bagi-bagi foto perjalanan sepulang liburan dan bingung karena Flickr ngebatasin upload gue. Well, ya sudah. $24 per tahun it is. Dan gue menikmati setiap detik setelah gue menjadi Pro.
Menjadi Pro berarti menggunakan fasilitas Flickr tanpa batas. Unlimited. Jadi, puas-puasin deh mengeksplornya.
Pertanyaannya… WHY FLICKR?
- Easy to use
Tinggal daftar, upload foto, tambahkan tag dan deskripsi, Voila! You already have an online photo album!
- Flexible
Sekarang foto-foto kita di Flickr dapat ditampilkan langsung di blog kita dengan menggunakan plugins, bisa langsung terhubung dengan Facebook, Multiply, serta lainnya. Definitely one stop solution.
- Networking
Jika selama ini foto yang kita take hanya disimpan hingga berdebu di sudut folder komputer, di Flickr, kita dapat memperlihatkannya pada orang banyak, dengan cara mengirimkannya ke berbagai Flickr Group yang sesuai dengan tema foto kita. Berkumpul dengan komunitas yang satu visi tidak pernah semudah ini.
- Belajar Fotografi
Fotografer professional juga bergabung di Flickr. Kita bisa melihat hasil foto mereka dan melihat EXIF informationnya. Sehingga kita bisa mempelajari what it takes to capture a beautiful picture.
- Promosi
Sebenernya Flickr tidak dimaksudkan untuk kegiatan komersil, tapi menampilkan photo product atau design product terbaru yang akan kita luncurkan untuk mendapatkan feedback, won’t hurt. Gue juga suka promosi macem-macem kok, mulai dari promo toko online hingga promo buku gue yang terbaru. Bisa juga promosi kegiatan sosial seperti yang dilakukan oleh Solidaritas Kebersamaan.
- Flickrship
Friendship yang berbasis Flickr. Artinya Flickr membuka peluang besar bagi kita untuk mendapatkan teman baik dan menjalin friendship. Pak Wimar Witoelar juga lebih inget gue sebagai “Ollie Flickr ya?” daripada Ollie kutukutubuku.com.
Salah satu sahabat Flickr gue dari Amsterdam beberapa waktu yang lalu datang ke Jakarta. Ceritanya ada di next post. Stay tune
- Menjadi pemimpin
Di Flickr kita bisa membuat group sendiri dan mendapatkan banyak anggota dengan mudah. Kita juga yang mengatur ini itu agar goup kita rame dengan foto. Flickr group yang gue bikin namanya Indonesian Wedding untuk promosi budaya perkawinan di Indonesia. Gue diemin aja tau-tau membernya udah 68 orang hehe.
- Jual Foto
Beberapa waktu yang lalu, salah satu foto gue di Flickr urgently needed by sebuah production house yang akan membayar royalti pada gue untuk penggunaan foto tersebut selama 2 tahun. Sayang gue kurang cepat balasnya (lagi di Surabaya and sibuk berat ga sempet online :(). But the point is, sekarang Flickr menjadi salah satu tempat hunting image bagi para pekerja design maupun media. Dan jika foto kita ada yang cocok, siap-siap aja dimintain foto dengan resolusi lebih tinggi dan tentu saja Anda harus siap dibayar
- Go Private
Kalo ada foto yang tidak ingin dilihat sembarang orang, kita tetap bisa meng-upload ke Flickr dan mengesetnya sebagai Private
- Inspirasi
Cari inspirasi bisa banget di Flickr. Ada design kartu nama, t-shirt, bekal makan siang, dll.
- Diskusi Foto
Bisa diskusi tentang fotografi dengan anggota Flickr yang lain. Salah satu yang menarik tentang membuat Lomo Effect.
- Portfolio
Buat set khusus untuk portfolio gambar-gambar hasil karya kita. Bisa juga screenshot website yang sudah pernah kita buat. Siapa tau ada suka dan tertarik hire kita?
- Pelengkap posting
Hendy sudah melakukannya. Dia cari gambar-gambar menarik di Flickr untuk dipake di postingannya. Kita bisa juga cari foto sesuai dengan warna yang kita inginkan dengan Flickr ColorPickr.
- Riset
Waktu gue bikin Je M’appelle Lintang, gue cari foto-foto Paris di Flickr. Pas mau jalan-jalan ke Thailand juga liat-liat dulu fotonya di Flickr. Trus pas mau beli kamera Lumix FZ50 juga riset dulu ngeliat hasil-hasil fotonya di Flickr. All you can eat!
- Have Fun and Make Stuff
Bisa main-main dengan foto kita di Flickr. Start to make stuff (bikin buku foto contohnya), atau have fun bikin magazine cover, komik, fortune cookies, dll. Check out more in Big Huge Labs.
More on what can we do with Flickr
Read interview with Flickr Co-Founder
Ada yang mau nambahin?
Nov 22, 2007
Author: Ollie | Filed under: Photography, Tips
Udah lama nggak ngomongin fotografi… secara gue adalah fotografer palsu yang sudah lama nggak hunting… tapi kali ini lagi pengen membahas sedikit tentang komposisi. Dimulai dengan tips memotret anak kecil.
Untuk motret anak-anak itu emang tricky karena mereka selalu bergerak. Jangan harap mau diam. Jadinya kita harus pintar-pintar membuat mereka bergerak seminimal mungkin. Bisa dengan ‘halus’ -> “Hayo, jangan goyang-goyang nanti fotonya jelek loh…” atau dengan kasar -> Naruh camera, pasang timer dan kita ikut di dalam foto sambil memeluk mereka erat-erat biar gak goyang hihi *gubrak*
Untuk komposisi sendiri… lebih baik jika kita menyamakan ‘level’ tinggi kita dengan anak-anak. Saya berlutut untuk mengambil gambar anak-anak di depan rumah unwinged di semarang ini.

Teknik lain justru kebalikan. Mereka kan punya kecendrungan untuk terus mendekat ke kamera. Ya silahkan saja didekati seekstrem mungkin dan foto dari atas. Hasilnya ’seru’.

Dalam komposisi teknik layering atau lapis-lapis itu termasuk penting untuk menghasilkan foto yang bagus. Selain itu, permainan warna juga penting. Pastikan ada objek berwarna kontras untuk menambah ‘kaya’ foto tersebut.
Satu teknik lagi, bagi tiga keseluruhan gambar yang ingin diambil dalam garis imajiner horisontal dan vertikal. Kemudian letakkan objek foto pada 4 kotak tersebut. Hasilnya seperti ini…

Di sini layernya ada tiga, langit, rumput dan tanah. Kemudian ada warna kontras dari atap rumah. Sapi pun yang diletakkan di bagian 4 kotak imajiner itu. Gimana? Gampang kan. Tempat ini berada di halaman Undip, Semarang.
Satu trik yang juga berguna, tiap ada pemandangan, bisa sertakan elemen daun dari pohon untuk membingkai foto Anda dengan cantik.

Selamat menikmati fotografi! 
Nov 18, 2007
Author: Ollie | Filed under: Motivasi, Tips
Are you happy at work?
Jawaban dari ini bervariasi banget. Biasanya mayoritas akan menjawab TIDAK. Sebabnya macam-macam. Mulai dari kerjaan yang tidak sesuai dengan keinginan, rutinitas yang membosankan, kesibukan yang menggila, lembur melulu, rekan kerja yang tukang gosip, karir mentok, gaji pas-pasan, hingga bos yang galak. Semua itu bisa jadi faktor ketidakbahagiaan di tempat kerja. Begitu ketemu hari Jumat, selalu bahagia, karena besok libur dan gak perlu ke kantor. Hari minggu sore mulai mellow karena besok harus ke kantor. Sounds familiar?
Well, sebaiknya kita mulai mencari cara untuk menjadi bahagia di tempat kerja sebelum pelan-pelan tanpa kita sadari, kita menjadi stress dan pada saat kita sadar, semuanya sudah terlambat.
Mulailah berusaha…
- Percaya bahwa Anda bisa bahagia di tempat kerja.
Ini modalnya. Jika skeptis, maka akan sulit membuat perubahan.
- Bersyukur
Bahwa di luar sana ada jutaan orang yang menderita karena tidak mempunyai pekerjaan dan Anda berada di posisi yang diinginkan oleh jutaan orang itu.
- Mengidentifikasi apa saja yang membuat Anda bahagia dan apa saja yang membuat Anda tidak bahagia di tempat kerja.
Jika lembur terus menerus membuat tidak bahagia, maka komunikasikanlah pada atasan Anda bahwa lembur membuat Anda kelelahan dan tidak harmonis dengan keluarga sehingga mengakibatkan menurunnya performa kerja Anda. Mintalah atasan Anda untuk memberikan jalan keluar akan hal ini.
- Menciptakan kebahagiaan Anda sendiri
Jika lagu Rhoma Irama dapat memperbaiki mood Anda setelah rapat yang menyebalkan, silahkan mainkan dan pasang earphone Anda.
- Membuat rekan kerja Anda bahagia terlebih dahulu
Tersenyumlah saat bersama rekan kerja di dalam lift, puji apapun yang terlihat baru atau menarik dari dirinya, tanyakan kabar anaknya, dan bantulah ia 100% saat ia membutuhkan Anda.
- Buat ‘ritual’ bersama rekan kerja
Meskipun terdengar sepele, namun ikatan (bond) yang terjadi saat Anda berkomitmen untuk selalu makan siang bersama dengan rekan kerja akan membuat Anda lebih rileks dan menganggap mereka bukan hanya rekan kerja tapi juga sahabat dalam konteks personal. Membayangkan pergi kerja untuk bertemu dengan sahabat Anda tentu akan membuat Anda lebih bersemangat!
- Menambahkan personal item di meja Anda
Bisa foto keluarga, foto sewaktu liburan di luar negeri, koleksi action figure favorite, semua bisa ditaruh di meja kerja Anda untuk mengingatkan bahwa hidup itu indah dan Anda beruntung mendapat kesempatan untuk menjalaninya.
- Mengetahui saat enough is enough
Semua sudah Anda lakukan, tapi Anda tetap tidak merasa bahagia. Mungkin memang Anda berada di tempat yang salah. Tidak usah ragu untuk berkata, ‘I quit’. Karena kebahagiaan adalah hal yang terpenting di dunia ini. (Because the future belongs to the happy!)
This post is dedicated to several of friends who’ve trapped in frustrations toward their jobs and ended up suffer bad traumatic injury in their head.
Yesterday was also kutukutubuku.com #1 manager’s birthday. Wish you a happy birthday, Henny, and I hope you really create those next actions soon
Pictures and story about Henny’s birthday, menyusul.
Nov 13, 2007
Author: Ollie | Filed under: Relationship, Tips
Salah satu cara untuk sukses dalam hidup adalah dengan bergaul. Semakin banyak teman/relasi, semakin besar kemungkinan kita mendapatkan kesempatan. That’s explain why I sign-up in so many social networking hehe.
Seni bergaul dapat dilakukan dalam tiga cara:
- Bergaul ke atas
Bergaul dengan orang-orang yang punya kemampuan, kesuksesan, kedewasaan, yang lebih dari kita. Dari mereka kita bisa belajar banyak hal, mendapat pengetahuan baru (taking), sekaligus mendapat arahan untuk melangkah lebih maju tanpa salah langkah.
- Bergaul ke samping
Bergaul dengan orang-orang yang relatif sepadan dengan kita. Dengan mereka kita bisa berbagi (sharing), saling berdiskusi dan memberikan masukan seputar masalah yang sedang dihadapi.
- Bergaul ke bawah
Bergaul dengan orang-orang yang pengalaman serta kualitas hidupnya di bawah kita. Di sini kita yang akan memberikan arahan dan bantuan (giving) agar mereka lebih maju.
Jadi, sudahkah Anda bergaul hari ini?