It’s all about writing, photography, books, design, business, internet and love

Btw, also read me: Ayat-Ayat Cinta

Archive for the ‘Tips’ Category


How to Write a Novel in 7 Days

Jun 15, 2008 Author: Ollie | Filed under: Tips, Writing

Alhamdulillah buku terbaru saya, Mengaku Rasul, terbit juga. Novel ini adalah karya adaptasi based on script by Taufik Daraming Tahir dan Helfi Kardit. Basically novel ini mengajak kita semua untuk berhati-hati pada fenomena orang-orang yang mengaku rasul dan membuat aliran sesat. Beli Novel Mengaku Rasul di Kutukutubuku.com diskon 15% OFF!

Sekarang saya mau cerita soal proses pembuatannya. Seperti biasa, kalau ada order novel adaptasi seperti ini dari Gagas Media, maka deadline-nya selalu mepet hehehe. Waktu ditelepon sama Christian, dia kasih waktu 7 hari nggak kurang nggak lebih :D Targetnya, novel ini ditulis dalam 70 halaman A4. Dan jika ada yang terkaget-kaget dan bingung bagaimana melakukannya, saya akan beritahu tips and trick-nya.

  1. Buat Target
    Dalam 7 hari pengerjaan, sisihkan waktu 1 hari untuk personal editing. Jadi jika kita akan membuat 70 halaman dalam 6 hari, kita harus menyelesaikan kira-kira 12 halaman dalam sehari. Dan jika kita memutuskan untuk menulis 3 jam sehari, maka kita hanya perlu menulis 4 halaman per jam. Mudah kan? Stick to it. Kadang jika saya tidak bisa menulis 12 halaman pada hari itu, maka sisa yang kemarin akan saya tulis esoknya sehingga tetap on schedule.
  2. Baca Skenario dan Nonton Film-nya
    Setelah menghabiskan sekitar 1 jam untuk membaca skenario-nya dan tetap merasa ada yang kurang jelas, saya segera menghubungi Mas Salim dari Starvision, juga Mas Helfi sang sutradara. Esoknya, langsung nonton film Mengaku Rasul di kantor Starvision. Semua menjadi jelas dan inspirasi pun mengalir.
  3. Ciptakan suasana menulis yang kondusif
    Bersihkan meja. Tutup semua pintu dan jendela. Distractions seperti YM, Gtalk, Friendster, Facebook, sementara semuanya ditutup dulu ya. Reward yourself with them later, misalnya setelah sukses menulis 5 halaman tanpa berpaling. Trus minum dan makan lah yang cukup tapi tidak berlebihan agar gak ngantuk (pengalaman pribadi, ketiduran melulu saat menulis hauehhehe)
  4. Find a Personal Editor
    Pengalaman bekerjasama dengan Agus Salim saat editing buku Finding Soulmate For Mei, membuat gue percaya bahwa dia akan melakukan good job yang sama untuk novel Mengaku Rasul. Hari terakhir penulisan, buru-buru kirim naskah first draft sama dia. He found some of mistakes that I missed. Setelah itu, saya lanjut menulis final draft. Carilah personal editor yang Anda percaya. Perhatikan potensi orang di sekitar Anda. Pasti ada saja yang berpotensi sebagai editor (tukang kritik hahaha). Peran mereka penting untuk menjaga kualitas novel sebelum dikirimkan ke penerbit.
  5. Sabar
    Setelah final draft selesai dan novel telah dikirimkan ke penerbit, bersabarlah. Penerbit yang baik akan segera mengirimkan surat kontrak dan uang muka untuk novel Anda. Kemudian Anda tinggal menunggu ‘tanggal mainnya’ saja.

Selamat Menulis!!

Bonus: Kisah pembuatan novel Mengaku Rasul yang dibroadcast secara live via Twitter

Ada order novel seminggu jadi. Genre-nya rada menceng dari biasanya lagi. Bismillah aja. 04:19 PM May 14, 2008

8 halaman lagi untuk menutup hari 10:29 PM May 15, 2008

Ngemil Chiki Keju. Page 24 of 70. 02:31 PM May 16, 2008

Page 32 of 70. Guess it’s enough for today. 06:28 PM May 16, 2008

Page 57 of 70. Not bad. *Yawn* 03:08 PM May 18, 2008

First draft finished in page 65. Now it’s editing time. 12:12 PM May 19, 2008

On my way back home. Got loads of new perspectives and inspirations. 09:31 PM May 19, 2008

Finished editing. Now sending it to my personal editor. 10:46 AM May 20, 2008

Tiba-tiba naskahnya tidak bisa ditambah maupun dikurangi. It’s done and enough, mungkin. 10:57 AM May 20, 2008

Personal editor has given his feedback now my turn to write the final draft 05:09 PM May 20, 2008

Wrapped and sent to the publisher. Now, it’s DVD time. 07:28 PM May 20, 2008

10+1 Reasons Why I Love Plurk

Jun 11, 2008 Author: Ollie | Filed under: Tips

If you like Twitter, you’ll LOVE Plurk! Plurk is from People + Lurk, basically stalking what our friends doing in form of a timeline. They also have Karma, the bigger the Karma, the more you can customize your Plurk Page.

plurk

If you think Plurk is wasting your time, think again! Here’s why I love Plurk:

  1. Easy MicroBlogging
    Sometimes you have no idea to write in your ‘real blog’. Maybe you wanted to whine about things or let people know what you eat for dinner and still get feedback from your friends immediately (lots of them gets the update as soon as you post). Plurk is the answer.
  2. They give you the idea
    Even if you don’t have anything to say, Plurk gives away the qualifier to tickle our fingers to type and Plurking. Some popular qualifier are ’says’ and ‘is’. It’s also available in Indonesian. Just click Plurk Privacy & Options and change your Plurk Language to ‘Indonesian’.
  3. You can share easily
    Share your videos on YouTube, Photos on Photobucket and Flickr, Image from Imageshacks, easily by using the qualifier ‘shares‘ followed by the link of the page you wanted to share
  4. It’s Mobile
    You can Plurk anywhere using your mobile phone.
  5. You can use it for research
    Either you confuse what to eat for lunch or some more serious research such as customer behavior research, you can do it easily on Plurk.
  6. You can announce things
    So you just write a new post on your blog and had the urge to announce it to the world, just Plurk it! I make some announcements sometimes.
  7. They have widget for your blog
    Check out my Plurk widget at the right side of my blog. You can also have it on your Plurk profile > edit > under the widget tab
  8. You can stick with Twitter
    If you can’t decide what to choose, Twitter or Plurk, you still can post to both at once by signing up at Ping.fm
  9. You can Plurk from Firefox
    Plurk integrate with Firefox to make it easier for you to post or track the latest updates. Gets the extension here.
  10. You can Plurk from your Desktop
    By using it as your wallpaper :D This is for seriously addicted Pleep (Plurk User)!
  11. It’s entertaining
    You could easily addicted to it and I mean, really really addicted. You can get motivated, laughing so hard for silly things they plurk, whining, share your lunch photos, etc.

Now, just sign up to Plurk will you?! This is my Plurk Profile by the way :) See you there!

10 Tips untuk Entrepreneur Baru

May 14, 2008 Author: Ollie | Filed under: Business, Motivasi, Tips

Nggak terasa udah 9 bulan saya nyemplung menjadi entrepreneur dan sudah cukup banyak pelajaran yang saya ambil. Terutama saat memulai, pastikan Anda punya 10 hal berikut ini:

  1. Rencana dan Visi ke depan
    Sebagai penulis, saya terbiasa membuat outline, sehingga biarpun saya menulis seperti orang gila dan cerita berkembang tak beraturan, saya bisa kembali melihat outline saya dan kembali back on track.
    Have no plan itu memang kadang bagus juga ya karena saya dan Angel spontan memulai Kutukutubuku.com tanpa rencana sama sekali, murni action semata haha. Tapi beberapa bulan kemudian kami menyadari kalo kami benar-benar butuh rencana dan visi yang akan memperjelas langkah-langkah apa yang harus kami ambil agar sejalan dengan visi dan misi kami.
  2. Carilah orang-orang yang mendukung ide kita
    Kebayang dong kalo baru bikin rencana udah dijatuhin duluan, tentu plan kita apapun itu nggak bakal terjadi. Carilah orang-orang yang sejalan dan mendukung ide kita, sehingga motivasi itu tetap ada di dalam diri kita bahkan tumbuh lebih besar lagi. Caranya, silahkan gabung dengan komunitas.
  3. Cari partner
    Untuk yang benar-benar newbie di bidang bisnis seperti saya, maka sangat bagus untuk memiliki partner. Susah senang ditanggung bersama. Brainstorm juga lebih enak. Suami atau istri bisa juga dijadikan partner bisnis terbaik.
  4. Cari mentor
    Silahkan berguru pada ahlinya untuk mendapatkan hasil maksimal dalam usaha Anda. Biasanya jika seseorang telah mencapai kesuksesan pada level tertentu, mereka akan bersedia membantu teman-teman yang baru memulai.
  5. Raih momentum
    Terus berinovasi dengan produk-produk Anda, sehingga perusahaan Anda tidak akan pernah ‘basi’ di mata customer maupun media.
  6. Pasarkan bisnis Anda
    Anda baru saja menjadi entrepreneur dan tiba-tiba merasa malu jika harus memasarkan produk. Well, Anda tidak bisa mengharapkan pelanggan datang dengan sendirinya kan?
  7. Amati kompetitor
    Kadang memang kesal dengan kompetitor, tapi sangat penting untuk menganalisa sepak terjang mereka dan lihat di bagian mana kita bisa improve kekurangan mereka dan mengaplikasikannya di bisnis kita sendiri.
  8. Atur keuangan
    I’m no accountant, tapi partner saya bisa melakukannya. That’s a good thing. Jika Anda tidak punya partner, Anda bisa membayar seorang akuntan untuk melakukannya untuk Anda. It’s worthed every single Rupiah you spend.
  9. Network
    Jalin network dimana-mana, pada akhirnya orang-orang ini lah yang akan memberimu ‘business’. That’s what happened to me.
  10. Have FUN
    Seperti kata seorang CEO bisnis online terkenal, “No fun? Business out!”

Sudah siap jadi entrepreneur?

Membuat Video Amatir

May 8, 2008 Author: Ollie | Filed under: Tips

Kemarin pergi ke sebuah perusahaan untuk melakukan kegiatan videografi dan fotografi. Untuk fotografi yang pegang temen gue dan unfortunately, untuk video, yang urus adalah gue hahaha. Memang selucu kedengerannya, web developer, penulis, entrepreneur, dan… kameramen? :D Nggak nyambung.

Makanya, cari ilmu dulu di internet sebelum terjun langsung ke lapangan. Dan akhirnya dapet beberapa tips untuk membuat video yang baik (dengan asumsi, kita telah memiliki alat untuk merekam, apapun itu, bahkan handphone hehe):

  1. Siapkan StoryBoard. Story board ini kayak gambar-gambar yang menyusun cerita pada video. Dengan membuat storyboard, kita jadi punya pegangan scene apa yang masih kurang/belum kita take.
  2. Sebelum pengambilan gambar, pakai baju yang nyaman dan banyak kantongnya, berguna untuk menyimpan pritilan kamera
  3. Pakai Tripod. Penting.
  4. Rekam 3 shoot penting. Wide Shot, mengambil gambar lokasi. Medium Shot, mengambil sebagian object yang sedang beraksi, misal abang gorengan. Close Up, mengambil bagian yang spesifik, misal, tangan abang gorengan yang lagi menggoreng.
  5. Jangan pake zoom
  6. Rekam any object at least dalam 10 detik
  7. Kalo mau rekam interview, posisikan yang di-interview di kanan atau kiri layar, trus sisakan ruang di atas kepalanya
  8. Edit videonya. Selesai!

Sampai sekarang mau coba edit nggak tau mau pake apa yang bagus, dan most likely, laptop gue juga nggak kuat dipake buat ngedit video ~.~

Ada saran?

Winning Presentation

May 4, 2008 Author: Ollie | Filed under: Tips

I read Guy Kawasaki article on Entrepreneur Magazine about presentation. It’s a great article!

I’ve been working behind desk for years and when I stepped into entrepreneur world, I should do some presentations to many important people such as managers, directors, celebrities, that would never happened if I still working at my former office.

So, I really need to convince all of these important people with couple of Power Point Slides. Kawasaki says, in order to succeeded, use the 10/20/30 rule of Power Point Presentation.

Your Power Point Presentation should have 10 slides, last no more than 20 minutes, and contain no font smaller than 30 points

The topics that they’re generally interested in:

  1. Problem
  2. Solution
  3. Business Model
  4. Underlaying Magic/Technology
  5. Marketing and sales
  6. Competition
  7. Team
  8. Projection and milestones
  9. Status and timeline
  10. Summary and call to action

Good luck with your presentation!

Flickr PhotoStream

  • Belitung Island - Hidden ParadiseBelitung Island - Hidden ParadiseBelitung Island - Hidden ParadiseBelitung Island - Hidden ParadiseBelitung Island - Hidden ParadiseBelitung Island - Hidden Paradise

Sponsors

Toko Buku Online Kutukutubuku Hobitanaman.com gamexeon.com heartyboutique.com

Recent Comments

Top Commentators