Personal

Makna Hari Kemenangan

Semoga belum terlambat untuk mengucapkan Eid Mubarak! Taqabalallahu minna wa minkum… Mohon maaf lahir batin juga untuk semuanya….

Akhir-akhir ini saya agak menelantarkan blog saya yang satu ini, mungkin karena Twitter @salsabeela yang mengambil napas pendek saya dan Catatan Pinggir di Posterous yang mengambil sisa isi kepala saya. Jadilah, untuk ngeblog di sini serasa menjadi kewajiban berat :D

Anyway, konon kita sudah menyambut hari kemenangan. Ini yang saya coba renungkan dari kemarin. Kemenangan seperti apa sih yang sedang kita rasakan? Apakah karena kita berhasil menahan hawa nafsu selama bulan Ramadhan? Pantaskah kita disebut ‘menang’ hanya karena kita merasa sudah bisa tidak makan dan minum selama sebulan? Benarkah kita sudah sanggup ‘menahan’ nafsu lainnya?

Ada quote bagus yang saya ambil dari blog ini:

“Hari raya dan kemenangan adalah milik orang-orang yang senantiasa bertambah ketaatannya dan terus berusaha meretas jalan menuju taqwa di sebelas bulan berikutnya.”

Semoga kita termasuk orang-orang yang demikian. Amin.

Comments

comments

A writer of 30 books. Co-Founder & CMO Storial.co & NulisBuku.com. Initiate StartupLokal, the biggest startup community in Indonesia. Co-Managing Director of Girls in Tech Indonesia.

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.