Personal

Financial Planning 101

financial101

Siapa yang merasa gajinya cukup untuk sebulan?

Berapapun itu jumlahnya, kebanyakan pasti akan menjawab nggak cukup. Ternyata kebutuhan berbanding lurus dengan penghasilan. Jadi kayak orang kejar-kejaran. Cape dong :P

Ternyata agar keuangan kita agak ‘teratur’ dan uang kita ada sisanya, kita perlu menentukan terlebih dahulu, tujuan finansial kita apa?

Contohnya saya, tujuan financial keluarga kami adalah:

  • Dana Darurat sekitar Rp 60.000.000 (coba hitung dana darurat di sini)
  • Dana Pensiun sekitar Rp 27.000.000.000 (haha ::keringetan::)
  • Naik Haji sekitar Rp 70.000.000 (untuk berdua)
  • Honda Civic Hybrid sekitar Rp 475.000.000 (ya 8 tahun lagi lah)

Nah loh kok jadi banyak ya bingung sendiri haha :P

Habis itu tinggal menentukan prioritas, misalnya mau ngumpulin Dana Darurat dulu selama 3 tahun. Berarti harus nabung sekitar Rp 416.000 per minggu.

Agar tetap fokus dan nggak campur aduk, bisa bikin rekening/akun khusus untuk ini.

Rekening khusus yang perlu kita siapkan:

  • Tabungan Utama (tempat terima pendapatan). Digunakan untuk:
    • Lalu Lintas uang (transfer sana sini)
    • Belanja rutin groceries
    • Monthly Expense seperti bayar listrik etc
    • Bayar kartu kredit non shopping
  • Tabungan Darurat (Tempat tabungan dana darurat masuk). Digunakan untuk:
    • Emergency sehubungan dengan biaya hidup jika tiba-tiba nggak bekerja (mungkin karena PHK atau sebab lain)
    • Emergency sehubungan dengan sakit
    • Emergency sehubungan dengan rumah/mobil
  • Tabungan Belanja (Tempat budget belanja masuk). Jika nggak ada uang disini maka harus disiplin untuk nggak belanja. Digunakan untuk:
    • Belanja tas dan sepatu lucu :P
    • Weekend budget (nonton, makan, hiburan, etc)
    • Beli gadget
    • Membayar credit card khusus shopping
  • Tabungan Budget Tahunan. Digunakan untuk:
    • Beli barang rumah tangga yang lebih mahal dari 5 juta
    • Traveling 2x setahun
    • Persiapan Hewan Qurban
    • Persiapan Mudik Hari Raya
  • Tabungan Investasi
    • Unit Link (btw @mrshananto against this, tapi karena saya udah terlanjur nyemplung, ya udah diterusin aja :p)
    • Tabungan Haji
    • Tabungan Emas
    • Pensiun

Proporsi yang dianjurkan dalam pendapatan kita adalah:

  • 30% Investment
  • 30% Loan installment
  • 20% Routine household expenses
  • 20% Lifestyle expenses

Tapi intinya sebelum menjalankan pengaturan di atas, pay off your debt first terutama utang kartu kredit yang bunganya tinggi sekali itu!

Ih, Ollie, kok lu tau sih yang begini-begini??

Saya juga baru tau kok setelah semalaman ngebaca arsip blog-nya QM Financial di TujuanLoApa.com :D Ternyata menyenangkan juga loh financial planning ini (terutama kalo ada uangnya haha). Tinggal sekarang buka akun tabungan baru sesuai dengan rekomendasi di atas deh (saya juga belum seperti itu kok :P)

Jadi, udah siap mengatur uang dan jadi kaya? :)

Comments

comments

A writer of 30 books. Co-Founder & CMO Storial.co & NulisBuku.com. Initiate StartupLokal, the biggest startup community in Indonesia. Co-Managing Director of Girls in Tech Indonesia.

24 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.