Putus Asa karena Cinta

cinta

“The friend who can be silent with us in a moment of despair or confusion, who can stay with us in an hour of grief and bereavement, who can tolerate not knowing… not healing, not curing… that is a friend who cares.” Henri Nouwen

Thanks buat yang udah menyampaikan aspirasinya di postingan yang ini. Ternyata banyak yang bersedia jadi teman curhat saya. Thanks ya, siap-siap aja diemailin satu demi satu :D

Kalau dipikir-pikir, kebanyakan curhatan itu keluarnya pasti tentang cinta. Kita, wanita, sering putus asa karena hal yang satu ini. Kemarin waktu saya lagi antri di ATM, dua orang sales kartu kreditnya sedang bicara. Satu wanita, satu pria. Sebut saja Mbak cc dan Mas cc.

“Bukannya gue mau ngejar-ngejar yah… cuma harus jelas dong kenapa dia ninggalin gue gitu aja!” Sahut Mbak cc.

Mas cc ngangguk-ngangguk mendengarkan. Saya jadi nggak konsen mau membayar tagihan PLN.

“Udah sebulan tiba-tiba dia nggak ada kabarnya. Akhirnya gue telponin terus. Eh, hapenya nggak aktif. Gue samperin ke parkiran pas dia mau pulang, eh dia buru-buru kabur. Apa nggak PENGECUT tuh namanya!” Nada suara mbak cc terus meninggi. Harga dirinya jelas terluka. Rasa percaya dirinya porak poranda. Ia ingin mendapat kepastian. Bagian mana dari dirinya yang telah mengecewakan.

Mas cc terus mengangguk-angguk tanpa komentar. Bingung kali mau ngomong apa. Atau dia udah tau trick-nya, kalo cewek lagi curhat harus diem aja :P

“Menurut lo gue harus gimana?!” Kali ini Mbak cc bertanya dan Mas cc harus menjawab.

Saya mengambil kertas bukti pembayaran dan menarik kartu debit saya dari ATM. Saat saya melewati mereka, mereka spontan menawarkan kartu kredit, seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya. Saya tersenyum sambil menggeleng. Kartu kredit sudah 4 :P

Ketika saya jalan menjauh bersama suami, sayup-sayup saya dengar mereka berbicara lagi. Kali ini Mas cc berusaha memberikan masukan. Saya merasa kagum sama mereka berdua. Mbak cc memilih untuk curhat, melepaskan isi hatinya, agar rasa putus asa dalam hatinya bisa tertuang dan didengarkan orang lain. Mas cc nya juga sabar mendengarkan dan mau memberikan masukan, seperti layaknya teman baik. Sepintas seperti kejadian biasa, padahal dengan curhatnya itu, si Mbak cc bisa terhindar dari stress, frustrasi, putus asa, atau keinginan aneh-aneh seperti bunuh diri.

Mbak cc juga telah memilih orang yang tepat untuk dicurhatin, seseorang yang lebih kuat dan bisa menguatkan. Lebih baik tidak curhat dengan teman yang juga sedang depressed dan tidak bisa mengontrol perbuatannya (impulsif). Jangan sampai ujung-ujungnya janjian bunuh diri seperti dua sahabat ini. Naudzubillah… let’s pray for both of them.

Now, kembali ke Mbak cc. Jika kamu adalah teman curhat Mbak cc, menurutmu apa yang harus Mbak cc lakukan dalam menyikapi masalahnya dengan laki-laki itu, agar dia bisa tetap merasa berharga dan amazing seperti sedia kala.

She (and maybe a lot of other sisters) needs your best advice! I’ll see you around!

Comments

comments

Related Posts

by
A writer of 30 books. Founder & Chief Content Officer of Zetta Media, a digital media network. Founder of NulisBuku.com & Storial.co. Initiate StartupLokal, the biggest startup community in Indonesia. Co-Managing Director of Girls in Tech Indonesia.
Previous Post Next Post

Comments

    • Bieb
    • November 25, 2009
    Reply

    Hmmm…putus asa karena cinta
    jd inget saat punya masalah yg berat dan ujung2nya curhat dikit ke mba’ ollie :D
    Aq harus tau dl apa alasan Mbak cc sampai mengejar co nya itu?
    Klo si co ninggalin dy krn merasa dikecewakan, harusnya si Mba cc berpikir terbalik. Maksudnya…dy harus mengenang lagi, pasti ada hal-hal yang pernah dilakuin si co yang bener2 buat Mba cc kecewa.
    Itu agar dy ga ngerasa rugi klo si co ninggalin dy, dan seharusnya dy merasa senang. berarti akan ada co yang lebih baik yang bisa mendekati dy. :D

    [Reply]

    • Ollie
    • November 25, 2009
    Reply

    Halo Bieb, gimana sekarang? Udah lebih baik kan?

    Thanks tips-nya ya… kadang karena terlalu cinta kita jadi malah ‘buta’ and menganggap kita yang salah padahal belum tentu!

    [Reply]

    • Bieb
    • November 25, 2009
    Reply

    bener banget mba’. Saat jatuh cinta layaknya seseorang dengan perut kenyang. Jadi bego’. hahahahaha
    Alhamdulillah sekarang lebih baik.
    thx anyway ;)

    [Reply]

    • ernit
    • November 25, 2009
    Reply

    Kasus kayak mba cc ini pernah terjadi sama temanku. Dan posisi si mas cc itu sama banget sama aku; diam mendengarkan sambil manggut2. Trus kalau gak salah sih waktu itu aku kasih jawaban, “Kalo lo tau dia sepengecut itu, ngapain juga terus dikejar? Cowok kan gak cuma dia, yang bersedia ‘ngejaga’ lo melebihi menjaga nyawanya sendiri juga banyak. Jadi gak penting kan lo ngejar2 tuh cowok?”

    Gak tahu sih, terlalu sadis atau gak kalimatku itu. Karena menurutku, orang yg putus asa karena cinta tuh harus ‘dipegang’ supaya dia gak melakukan tindakan bodoh yg -takutnya- justru membahayakan dirinya sendiri.

    [Reply]

    • Erma
    • November 25, 2009
    Reply

    Kayaknya mbak cc perlu diyakinkan sama temen2nya, bahwa cowok yang ninggalin begitu saja, gak pantas ditunggu-tunggu, apalagi dikejar-kejar

    [Reply]

    • fyde82
    • November 25, 2009
    Reply

    hmmmm….masalah cinta memang sangat lekat dengan kehidupan kita ya mbak….
    kl menurut.q sih mbak cc harus melakukan introspeksi dulu, why he leave her????
    tapi kl memang si cow udah gak mau dihubungi ya udalah ngalah dulu aja, mengalah bukan berarti kalah, nanti suatu saat kl situasinya sudah sama2 dingin baru dibicarakan lagi….

    [Reply]

    • aLe
    • November 25, 2009
    Reply

    Wew,
    hanya butuh bicara dan motivasi
    serta merumuskan mimpi bersama secara tertulis ^^
    *ngaco*

    [Reply]

  1. Pingback: Kupang, Pulau Rote, dan Teman Yang Tak Pernah Hilang « duniahitam

  2. Reply

    cinta lagi…

    [Reply]

  3. Reply

    depresi karena putus cinta itu membahayakan banget. Dan semua orang itu butuh temen curhat, cuma masih banyak yang belum beruntung untuk menemukan temen curhat yang pas.. mbak cc itu beruntung, dapet ‘tempat sampah’ yang pas :D

    [Reply]

    • phi
    • December 3, 2009
    Reply

    saya mengalami masalah yg mirip,,ternyata banyak cowok yg memang pengecut. entah knp…

    [Reply]

    • Maruloh
    • March 4, 2010
    Reply

    kenapa yaaa…..

    aq perasaan g gitu deh……..
    g smua cowok kaya gitu …

    [Reply]

  4. Reply

    cinta….?
    hal yg tidak pernah tuntas untuk d bahas…!

    [Reply]

    • Fitri Hamberan
    • November 25, 2010
    Reply

    Begitulah cinta kdg sulit di mengeri, di saat kita sangat sayank sama cowo itu tiba2 di pergi gitu aja ninggalin kita, n kt jg gak ngerti apa salah kita…..sedih bgt rasanya..!!! mm sich jodoh di tangan tuhan tp semua maunya awal n akhir baik2….!!!! biar msih bisa silaturahmi aja.

    [Reply]

    • Fitri Hamberan
    • November 25, 2010
    Reply

    Begitulah cinta kdg sulit di mengerti, di saat kita sangat sayank sama cowo itu tiba2 dia pergi gitu aja ninggalin kita,tanpa kita tau kesalahan apa yg sebenarnya terjadi, n kt jg gak ngerti apa salah kita…..sedih bgt rasanya..!!! mm sich jodoh di tangan tuhan tp semua maunya awal n akhir baik2….!!!! biar msih bisa silaturahmi aja.

    [Reply]

    • helly sheba
    • February 24, 2011
    Reply

    aq jga ngalami hal yg sama..
    aq tu di putusi tanpa alasan yg jelas..
    padahal aq tu dah sayang banget ma dy..
    memang dasar cow yg gk bertanggung jawab..

    [Reply]

  5. Reply

    Unelbievalbe how well-written and informative this was.

    [Reply]

  6. Reply

    bersabarlah serahkan semuanya kepada TUHAN ,,,terus berdo’a ,,berfikir secara positif” saja ,,jangan samapai masalah seperti ini merugikan diri sendiri ,,,
    semua manusia hidup penuh dengan cobaan ,,namun coobaan itu berbeda”
    jadi jika kita diuji maka kuncinya harus sabar,,,

    [Reply]

  7. Reply

    : “Homelessness Hits Home: What’s Really Happening on Our Streets”YWCA Northeast Indiana’s Diversity Dialogue for the month of SeptemberOn September 19, 2012, the YWCA Northeast Indiana will host a Diversity Dialogue titled “Homelessness Hits Home: What’s Really Happening on Our Streets”. Beginning at noon, pancptiiarts will hear from Dick Sievers, Chaplain from the Allen County Jail, and Naomi Nicastro, from Fort Wayne’s Veteran’s Affairs Medical Center, about the prominence of homelessness in Fort Wayne and the surrounding area. The Dialogue will discuss the large impact mental health, addiction, and military service have on the issue of homelessness, as well as provide pancptiiarts with a better understanding of what homelessness is to those experiencing it and why it is such a difficult issue to resolve.Event: Diversity Dialogue, “Homelessness Hits Home: What’s Really Happening on Our Streets”Where: YWCA, 1610 Spy Run Avenue, Fort WayneWhen: Wednesday, September 19, 2012Time: 12:00 1:30 pmThis and all other Diversity Dialogues are free and open to the public. Free parking is available. To join us, RSVP on our YWCA Northeast Indiana Facebook page, or call Sue Hiatt at 424-4908 ext. 254.

    [Reply]

  8. Reply

    yR2Cbt tpjhcbcjsggg

    [Reply]

  9. Reply
  10. Reply

    Reading this makes my deocisins easier than taking candy from a baby.

    [Reply]

  11. Reply

    You put the lime in the conuoct and drink the article up.

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

36 shares
Blowjob