Ollie's Journal

Insights on books, writing, startups, and lifestyle in between

Menjadi Kaya dengan Sedekah

210

Give way
Creative Commons License photo credit: g-hat

Semua berawal dari perkataan teman tentang sedekah. Dia bercerita tentang Ustad Yusuf Mansur yang menganjurkan sedekah untuk mendapatkan tujuan kita. Dalam kondisinya, dia ingin segera menikahi tambatan hatinya namun kekurangan biaya. Ia pun mulai bersedekah berdasarkan jumlah nominal uang yang ia perlukan untuk membuat resepsi pernikahan nanti.

Karena penasaran dengan Ustad Yusuf Mansur yang telah membuat teman saya sangat terinspirasi itu, saya pun segera mencari informasi tentang Ustad Yusuf Mansur. Ternyata saya menemukan film ‘Kun FayaKuun‘ yang dibuat oleh Ustad Yusuf Mansur. Film ini bercerita tentang kehidupan seorang tukang kaca yang jauh dari mencukupi, namun tukang kaca itu tidak berputus asa dari rahmat Allah dan ia tetap bersedekah meskipun kekurangan.

Film ini sangat menginspirasi saya sehingga malam itu juga saya memutuskan besok pagi saya akan naik bis ke kantor agar bisa membeli banyak barang yang ditawarkan ke saya di dalam bis dengan maksud sedekah. Alhamdulillah, baru saja berniat seperti itu, besok paginya saya diajak meeting mendadak oleh seseorang dan dari pembicaraan kami telah lahir sebuah peluang yang nilainya ratusan kali lipat dari jumlah yang saya niatkan untuk sedekah. Subhanallah, baru niat saja sudah seperti itu! Saya pikir ini kebetulan, tapi waktu mendengarkan testimoni ibu ini di YouTube, saya yakin ini bukan sekedar kebetulan.

Saya semakin penasaran dan membeli buku dengan judul ‘The Miracle of Giving, Keajaiban Sedekah‘ yang ditulis oleh Ustad Yusuf Mansur sendiri. Di dalam buku itu, disebutkan dalam Al-Qur’an Surat 6:160, Allah menjanjikan balasan 10x lipat bagi mereka yang mau berbuat baik. Bahkan di dalam Al-Qur’an Surat: 2: 261, Allah menjanjikan balasan sampai 700 x lipat.  Selama ini terus terang saya nggak menyadarinya. Insya Allah sedekah terus saya lakukan, tapi saya nggak pernah ‘menghitung’ dan mengharapkan apa yang akan saya dapatkan nanti dari Allah. Saya tidak menghubung-hubungkan rejeki yang saya terima dengan sedekah yang saya lakukan, padahal itu berkaitan erat!

Di dalam buku ini, Ustad Yusuf Mansur berkata, apa yang sudah kita ketahui ini akan menjadi ilmu buat kita. Sehingga jika kesusahan dalam hal finansial, nggak susah-susah minta tolong orang lain, tapi langsung minta tolong kepada Allah. Karena sadar dengan hal ini pun, saya jadi berusaha untuk sedekah dengan lebih baik dan terencana.

Beberapa tips menjadi kaya dari masukan Ustad Yusuf Mansur:

  1. Shalat Dhuha 4 rakaat (dilaksanakan dalam 2 rakaat – 2 rakaat) dapat membuka pintu rizqi
  2. Meminta pada Allah saat Shalat Tahajjud
  3. Memelihara dan memberi makan anak yatim
  4. Sedekah 10% dari penghasilan, karena 2,5% saja tidak cukup
  5. Sedekah 10% dari jumlah yang diinginkan. Dengan konsep ini, jika kita ingin membeli rumah seharga Rp 100 juta, maka kita harus bersedekah sekitar Rp 10 juta terlebih dahulu. Karena beginilah matematika sedekah menurut Ustad Yusuf Mansur

    10 – 1 = 19

    Dalam matematika biasa memang 10 – 1 adalah 9. Namun karena Allah menjanjikan balasan 10x lipat, maka minimal kita akan mendapatkan 19. Jika perhitungan dilanjutkan maka akan seperti ini:

    10 – 2= 28
    10 – 3= 37
    10 – 4= 46
    10 – 5= 55
    10 – 6= 64
    10 – 7= 73
    10 – 8= 82
    10 – 9= 91
    10 – 10= 100

    Jadi sekarang agak ‘masuk akal’ kan jika ingin beli rumah Rp 100 juta maka harus bersedekah Rp 10 juta dulu :)

  6. Tambahan dari saya mungkin bisa dicoba. Saya selama ini bersedekah untuk sesuatu yang sifatnya dapat berlipat ganda. Misalnya, sedekah untuk pendidikan anak, sedekah untuk alat ibadah, dll, yang kemungkinan pahalanya dapat saya bawa hingga mati (karena terus mengalir).

Last but not least, kadang-kadang untuk bisa percaya, kita perlu membuktikan. Mungkin dari pengalaman sendiri sudah banyak, tapi karena nggak perhatian akhirnya kita lupa. Silahkan baca pengalaman-pengalaman orang lain yang bersedekah dan merasakan manfaatnya di situs Wisata Hati milik Ustad Yusuf Mansur. Selamat bersedekah!

UPDATE: 


Pagi ini gue praktekin ilmu sedekah-nya di bis, dengan membeli barang-barang yang tidak terlalu gue butuhkan plus menyantuni pengamen dan peminta-minta yang terlihat memang tidak capable menolong dirinya sendiri. Di sini gue ikhlas dan menghilangkan buruk sangka seperti, “Dapet berapa tu orang sehari, jangan-jangan lebih kaya dari gue!”.

Kalau dihitung berarti hari ini ‘invest’ Rp 50.000 di dalam bis. Kemudian pas sampai kantor, ngambil dokumen adek gue di lantai 1, ternyata masi disuruh bayar Rp 400.000-an lagi dan karena mereka nggak punya mesinnya gue disuruh ambil ATM dulu aja di depan. Meskipun bawaan gue banyak banget dari di bis sampe kantor gue coba tahan nggak ngedumel. Ternyata setelah gue ambil duit gue seperti nggak berkurang malah bertambah. Langsung deg-degan.

Sampai kantor langsung cek Klik BCA and ada transferan senilai 20x investasi gue tadi pagi dari arah yang tidak disangka-sangka. Jadi teman-teman, ilmu baru ini terbukti dan teruji, jangan ragu lagi!

Ps: Semua barang itu tidak akan menjadi mubazir, karena akan di-donate pada yang benar-benar membutuhkan
Pss: Semua yang disampaikan tidak untuk bermaksud Riya’

email

Comments

comments

210 Comments

  1. Nike

    Alhamdulillah punya bukunya ustad YM, baru beli yg ini juga tadi di tb sekalian Kado Panjang Umur dan Allah Maha Pemberi. Koleksi pokoknya. Keren sih :D

    [Reply]

    Reply
  2. hudaya

    Alhamdulilah dapat trik menjadi orang kaya secara islami dan terima kasih atas rekomendasi bukunya.
    Tulisan blog yang sangat bermanfaat dan mudah2an bermanfaat bagi orang yang membaca tulisan ini.

    Rasul SAW bersabda :

    Orang yang bersedekah di siang atau malam hari
    pasti dijaga dari mati tergigit hewan berbisa,
    atau
    kerobohan (sesuatu)
    atau
    mati mendadak pada hari atau malam itu

    (HR. Sa’id Mas’ud Kindy)

    Sumber = http://hudaya-organization.blogspot.com/2008/09/hadist-tentang-sedekah-5.html

    ——————————————–
    Setiap orang pasti akan menghadap
    dan
    bicara langsung dengan tuhannya,
    ia menoleh ke kanan terlihatlah amal kebaikan yang dilakukannya,
    dan
    ke kiri terlihatlah perubatan jahatnya,
    ke depan terlihatlah api,
    dari itu
    peliharalah dirimu dari sengatan api
    sekalipun dengan sedekah separoh biji korma

    (HR. A’masy dari Khaitsamah, dari Ady Hatim ra)

    Sumber = http://hudaya-organization.blogspot.com/2008/09/hadist-tentang-sedekah-12.html

    [Reply]

    Reply
  3. hendro wahyudi

    menyenangkan membaca fikiran Olie melalui tulisan ini, mengingatkan hendro, bahwa dunia, memang hanya Allah yang tahu aturannya, dan sungguh bahagia, yang Allah beri hidayah, disingkapkan sedikit ilmuNya. Semoga kita menjadi semakin yakin, hakikat Allah yang Maha Kaya. 

    [Reply]

    Reply
  4. Chandra Marsono

    Pernah ikut ceramah ustad, dan pernah mempraktekkan, tapi karena gak dalam curious mode, gak tau ada hasilnya apa tidak. Sudah lama nih tidak mempraktekkan sedekah seperti ini, thanks for reminding me. :-)

    [Reply]

    Reply
  5. dodywae

    makasih di posting tentang sedekah, jd kita punya pandangan yg berbeda dengan apa itu sedekah.. Saya jd teringat salah satu Ustat (maaf saya lupa namanya) klo Jaman sekarang sedekah itu yg penting banyak dulu, iklas baru kemudian..

    [Reply]

    Reply
  6. C'-Gun

    Judulnya bagus, tapi hati-hati bias loh, karena sedekah bukan untuk kaya tapi limardhotillah.

    He.. he.. kan cobaan allah bisa datang dari berbagai lini. Giliran dikasih kenikmatan, maka akan ada cobaan dibalik kenikmatan tersebut. Apakah kita akan kufur atau syukur.  Jadi yang paling penting itu adalah ilmu Ikhlas. setuju !!! Ikhlas di kasih kekayaan untuk membantu, Ikhlas di kasih kemiskinan untuk semakin mendekatkan diri dan tidak berhenti memohon. Karena kalo kita merasa belum dikabulkan do’anya, Mungkin Allah menilai kita belum pantas untuk diberi kenikmatan tersebut.

    (loh kok jadi nyeramahin … udah ah)

    [Reply]

    Reply
  7. no_fun

    Alhamdulillah, Saya setuju sekali dengan mba’ Ollie.. karna pengalaman dari SD hingga sekarang.. seluruh "sedekah" yang secara "Ikhlas" diberikan (perasaan seeh githu..) akan kembali dibalas berlipat ganda (dari 2x nilai sedekah hingga 2000x bahkan lebih alias susah ngitungnya //note: ini pengalaman pribadiku)
    dalam waktu yg relatif cepat (pernah cuma beberapa puluh menit, sampe 1 bulan bahkan lebih.. Always think positive atas janji ALLAH //kadang ada orang yg berpikir buruk karna lama "ga dibales sedekahnya")jadi buat yg lain.. silakan coba "Tips and Trick" di atas..//note: sampe sekarang ini masih berlaku dihidupku lho.. Ayo sedekah dengan Ikhlas dan di jalan yg benar..

    [Reply]

    Reply
  8. shanna

    mampir…. baca2 lam kenal buat olie.. bagus tulisan olie. aq mau nencoba untuk menerapkannya siapa tau aq bisa keluar dari masalah qu. Mungkin dengan sedekah aq, bisa membayar htg2 aq  aminnn….

    [Reply]

    Reply
  9. aditya

    saya setuju dengan sedekah dan ayat al-qur’annya tapi agak gak setuju dgn penafsirannya Ustadz Manshur, sy lebih suka dengan penjelasan Dr Adiwarman Karim tentang sedekah, yg menurut sy lebih logis

    sedekah itu pada dasarnya bisa membuat uang yang mandek (yg disimpan oleh kita gak diapa-apakan) menjadi mengalir, seperti yg kita ketahui, uang yg terus mengalir di masyarakat itu bisa membuat gairah ekonomi (khususnya sektor riil menguat), jika gairah ekonomi menguat, berarti daya beli juga menguat, kalo daya beli menguat, perusahaan kita atau perusahaan tempat kita bekerja pun bisa dapat untung, so uang yg kita keluarkan pun ….. akan balik lagi ke kita

    [Reply]

    Reply
  10. Kang Zen

    hussst… tapi sedekahnya karena Allah ya, bukan sekedar karena ingin kaya.

    Mari renungkan :

    Kaya itu penting, tapi sedekah itu jauh lebih kaya.
    Jangan takut miskin karena sedekah, dan jangan takut sedekah karena merasa miskin.
    Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah maka insya Allah kekayaan hadir dalam hidup kita.

    Amien

    [Reply]

    Reply
  11. amaani

    Assalaamu`alayki warahmatullah wabarakatuh,

    masyaAllah,saya sangat tersentuh dengan uraian ukhti ttg sedekah. dan alhamdulillah,saya pribadi sangat percaya, soalnya saya sudah sering membuktikannya selama ini.
    kadang2 balasan Allah azza wa jalla sama sekali tidak disangka-sangka dan terkadang di luar nalar kita.

    so,let`s do so many "sodaqoh" and become " a rich person" especially in akhirah.

    barakallahufeekum

    [Reply]

    Reply
  12. muhammad Adin

    wah….terima kasih ustadz telah mengingatkan kembali ilmu yg sedang di cari setiap orang tpi manusia kebanyakan sering melupakan………kaya ya shadaQoh…….

    [Reply]

    Reply
  13. Fredy

    Kalau janji manusia mah ada melesetnya,kalau janji Alloh..pasti !!!,makanya jng ragu2 tuk sedekah..jng mengharap imbalan dr sedekah,krn Alloh 100% s/d beribu&berjuta%pasti akan membalasnya..amin.

    [Reply]

    Reply
  14. Budhi

    saya sudah shalat dhuha, sudah shalat tahajut, sudah sedekah dan setiap hari saya puasa. semua sudah saya jalani selama hampir 4 bulan. tapi tetap saja saya belum mendapat uang buat bayar hutang saya walau pun saya sudah berusaha. jadi mana mungkin saya bisa percaya kalo ada yang bilang hanya dengan sedekah bisa dapat uang. itu cuma kebetulan saja. kebetulan yg tidak mungkin berulang terus. kenapa? karena saya sudah mencoba membuktikannya sendiri dan masih tidak terbukti. apa ini hanya cerita bohong? hanya Tuhan yg tahu yg sebenarnya

    [Reply]

    Tude... Reply:

    klo kmu ga percaya bhwa pertolongan akan dtang dari ALLAH SWT nyebur aja kelaut mas spya jadi keraaang khan snang berenang dilaut jdi ga nyusahin mas sholat dll??????

    [Reply]

    Reply
  15. onnay okheng

    maaf mas budi, semua itu butuh ikhtiar. klo kita sudah ikhtiar, skr tinggal serahkan semuanya pada yg Maha Kuasa, dan harus yakin klo pertolongan-Nya pasti akan datang.
    klo kita ga yakin, ya yang Maha Kuasa juga akan ragu-ragu memberikan pertolongan pada hambaNya.
    wallahualam..
    keep istiqamah.. :D

    [Reply]

    Reply
  16. Irwan

    Gak rasional, jangan generalisasikan ‘keajaiban’ balasan Tuhan dari uang ke bentuk uang juga, karena keajaiban gak terjadi pada semua org. Saya percaya apapun kata Tuhan, tapi jangan lupa, balasan Tuhan tidak jelas waktu, jumlah dan bentuknya. Bisa uang, bisa kesehatan, bisa relasi, waktunya bisa sekarang, besok, tahun depan, ato di akhirat nanti. Sekarang coba aja, tiap gajian sumbangin semuanya, apa iya pasti dapet balasan 10x bulan ini juga? Iya kalo dapet, kalo gak, mau makan dengan apa? Oya pasti ada yang bakal bantu kalo kita kseusahan, ada saudara, temen, pasti ada. Jangan sesatkan pikiran org, entar yang lemah imannya akan murtad gara2 gak terbukti ‘rumus’ irasional itu. hidup itu harus rasional, soal Tuhan kasih rejeki yang gak terduga, itu biar jadi rahasiaNya, yang penting ikhlas, bantu sesama yang kesusahan tanpa pamrih meskipun dari Tuhan.

    [Reply]

    Reply
  17. umar

    Asslam.
    Ngaji lagi yuk, biar lebih jelas pandangan ini, biar yakin hati yang meragu ini, biar luas cakupan pemahaman dan amal kita. Bahwa ada sedekah, tapi juga menaut ke ikhtiar, ke prasangka baik, ke sabar. Subhanallah, Tiada Keraguan Akan Janji ALLAH.

    [Reply]

    Reply
  18. azam

    kalo sedekah sih harus iklas jangan sampe mengharapkan keuntungan oake rumus matematika segala.ga ada ajarannya rumus rumus kaya gitu.hati hati ah kalau meniuntut ilmu pada orang yang katanya ustad tapi ternyata ustad yang ga tau ajaran sunah.ikuti jalan nabi dan para sahabat.insyaallah kita ga akan tersesat selamanya

    [Reply]

    Reply
  19. radipta

    Subhanallah …besar jga ya ternyata keajaiban sedekah, tpi sbaiknya qta ga boleh sedekah dengan mengharapkan imbalan. smua ibadah kita harus ikhlas hanya untuk Allah SWT. semua kita serahkan pada Nya..yg penting kta nglakuinnya dengan tulus ikhlas dan sabar…masa sih Dia ga nepatin janji Nya..sedangkan Dia adalah yang Maha menepati janji
    so TETAP BERSEDEKAH DENGAN IKHLAS Insya Allah, dia  membalas sgala amal kbaikan kita..Amin

    [Reply]

    Reply
  20. tulus martono

    bagaimana menjaga hati agar 100% ikhlas? sebelum lihat blog ini saya sangat percaya dengan janji Allah, setelah lihat comment ini Insya Allah akan saya tingkatkan lagi untuk beramal melalui jalan sodakoh, karena selama ini tanpa disadari Alhamdulillah kebutuhan kami selalu terpenuhi, Amin Ya Allah, semoga hamba temasuk orang yang engKau cintai.

    [Reply]

    Reply
  21. tea

    kalo gitu brarti sedeqah hanya untuk pengen jadi kaya atau mendapat balasan 10 x lipat dr Allah donk. pdhl sedeqah kan harusnya iklas tanpa mengharap balasan. trus kalo ada orang yang percaya ilmu sedeqah sprti yang dtulis d atas dan dia mempraktekkan, tetapi tidak juga mendapat balasan 10x dr Allah, trus akhirnya dia tidak percaya lg dan menganggap smua itu bulshit gmn ??

    [Reply]

    Reply
  22. Bagus Pinaringan Gusti

    alhamdulillah banyak tulisan tentang sedekah yang telah saya baca, tetapi ulasan Ustadz Yusuf M memang cukup mengusik hati.
    Tetapi dengan keluarnya fatwa MUI saya jadi agak bingung juga untuk menyalurkan sedekah harian saya dan mudah-mudahan masih ada yang mau menerima sedekah harian kita.Amin

    [Reply]

    Reply
  23. Fahrudin

    Saya mau sharing :
    Pengalaman saya waktu bangun rumah kontrakan (Mei – Juli 2009, terbilang cukup lancar, semua biaya dari adik saya (dikasih pinjam).Saya terinspirasi dari ustaz Mansyur untuk rajin bersedekah dengan iklas. Dengan bersedekah hati menjadi lebih senang,tenang, damai, urusan lancar, dan lain-lain yang tidak disangka-sangka.

    [Reply]

    Reply
  24. santie

    benar, sedekah itu membawa berkah dan saya juga pernah membuktikannya.karena bersedekah , saya banyak mendapat rezeki yang tak terkira datangnya. tapi juga besar ujiannya karena kadang kita berfikir waktu kita bersedekah akan segera barokah dan berlipat lipat balasan yang didapat. jadi kesimpulannya pada saat kita bersedekah, bersedekahlah dengan ikhlas tanpa mengharap balasan. memang itu sulit tapi kita harus berusaha ikhlas.

    [Reply]

    Reply
  25. Fia Sofia Aziz Attamimi

    Al-Qur’an Surat 6:160, Allah menjanjikan balasan 10x lipat bagi mereka yang mau berbuat baik. Bahkan di dalam Al-Qur’an Surat: 2: 261, Allah menjanjikan balasan sampai 700 x lipat

    ***********dear friends, kalo sudah Allah SWT yang berjanji, masa masih ada juga yang belum percaya****************

    [Reply]

    Reply
  26. rio java

    ya allah.., makasih ya mbak. slama ini saya udah lama ga bersedekah. Setelah membaca blog mbak saya jadi ingat lagi untuk bersedekah..
    Terima kasih mbak.., smoga kt slalu bsa mengingatkan dalam perbuatan baik.. masalah hasil biar allah yg putuskan. yang penting saya harus ikhlas melakukannya..

    [Reply]

    Reply
  27. Ummu farh

    Allah yang berjanji tidak mungkin akan Dia ingkari. Yakinlah dengan mengikuti apa yang sudah diperintahkan kita akan menuai Hidup Bahagia Dunia Akhirat…

    [Reply]

    Reply

So, what do you think ?