Bahas Jurnalisme di FreSh! 3.0

Aduh gini deh kalo dah kelewat lama gak nulis blog. Dah susah nulis laporannya. Tapi untung acara FreSh! 3.0 kemaren sudah diliput dengan baik oleh Pitra di blognya. Sekarang tinggal cerita dari sudut pandang gue aja. Konsep FreSh! 3.0 kali ini adalah tentang jurnalisme yang ngeri-ngeri katanya Mas Catur (nggak ngerti juga maksudnya haha). Tapi ternyata pembicara-pembicaranya juga nggak masuk ke topik yang ngeri-ngeri, tau gitu gue bisa bahas yang lain hehe but anyway akhirnya gue memilih judul Writing on Deadline. Karena memang deadline itu salah satu elemen yang ‘menakutkan’ dalam menulis.

So excited pas datang ke tempat event di kantor Detik.com, karena ini pertama kali visit ke biggest portal news in Indonesia. “Oh My God… mas-mas itu nulis berita!” Seru gue dengan norak haha.

Acara dimulai dengan sharingnya Mas Budi Putra tentang pengalamannya menjadi Pro Blogger. Trus dilanjutkan dengan Mas Donny BU dari Detik.com yang ngobrolin soal pengalaman jurnalisme di Detik. Ternyata Mas Donny ini adalah dosen pengujinya Anang waktu skripsi dulu. Wehehehehehe. Maafkan kalau kami kurang sopan kepada guru *dengan-gaya-Paisuchen-si-ular-putih*

Trus lanjut dengan presentasi gue tentang Writing on Deadline. It’s a great honor for me to present in front of my friends yang keren-keren banget di bidangnya masing-masing, dan plus di kantor Detik pula. Normally, I’d say no. Because seperti layaknya penulis biasa, gue lebih lancar nulis daripada ngomong. Dan kalau ngomong biasa dipandu oleh moderator or MC. But karena big opportunity, so, akhirnya terjadi juga presentasi itu haha.

Presentasi gue dilanjutkan dengan latihan menulis tentang ‘What scares you the most’ yang disertai deadline 2 menit. Ternyata, Aria mampu menjawab tantangan ini dengan menulis dengan baik dan bermakna tinggi dalam waktu hanya 2 menit saja. He’s the challenge winner dan memenangkan buku dari Kutukutubuku.com berjudul ‘Stephen King: on Writing’. Congrats! More winner, nantikan pengumumannya di Blog Kutukutubuku.com!

Presentasi dilanjutkan dengan presentasi dari Anantya from Think.Web. Anan membahas dasar-dasar komunikasi dan perkembangannya. Trus last but not least, ada Toni yang telat karena nyasar-nyasar, akhirnya sukses presentasi tentang NavinoT di event FreSh! 3.0 (nggak percuma keringetan ya, Ton).

Yang menarik, datang juga di event ini, Om Endi, my father’s friend dan Astrid, my future-sister-in-law. So, ada 2 orang baru yang gue bawa masuk ke forum ini dan kayaknya menikmati waktu mereka mempelajari hal baru. Thanks for coming!

Thank you juga buat panitia penyelenggara yang udah repot jadi EO, trus juga Detik.com yang udah nyediain tempat serta makanan yang melimpah. See you at the next ReFreShment!

More pictures of FreSh 3.0 check here

Comments

comments

Related Posts

by
A writer of 30 books. Founder & Chief Content Officer of Zetta Media, a digital media network. Founder of NulisBuku.com & Storial.co. Initiate StartupLokal, the biggest startup community in Indonesia. Co-Managing Director of Girls in Tech Indonesia.
Previous Post Next Post

Comments

  1. Reply

    asyik dan seru acara fresh 3.0bener2 beruntung bisa datang …bertemu dan mendapat ilmu dan salaman dengan penulis terkenal, mbak Ollie(cozy)

    [Reply]

  2. Reply

    Thanks Kania, that’s very kind of you ;)

    [Reply]

  3. Reply

    Makasih ya ol bukunya :D senang dapet buku dan dikasih langsung oleh penulis terkenal +grin+

    [Reply]

  4. Reply

    Hehehe baiklah calon penulis terkenal

    [Reply]

  5. Reply

    kapan yak di SMG?!?!?

    [Reply]

  6. Reply

    Yay !! Sayangnya saya ga bisa datang, jauh sih … :)

    [Reply]

  7. Reply

    Kalo dateng ke sini, pasti iri sama cerita2nya heheheeh :D

    [Reply]

  8. Pingback: Presentasi NavinotT di FreSh 3.0 | NavinoT

    • BARRY
    • November 20, 2008
    Reply

    Kok saya ketinggalan dapat buku gratis :-)

    [Reply]

  9. Reply

    I’ve found Ollie and Quentin in a web research on innteret. And after ten minutes I’ve loved them. In the next five minutes I’ve decided to wrote an article for Balloons.I’m glad to know you have some contacts with Italy. Maybe one day your strips could be translated and printed here in some magazine (not daily newspaper because our editors don’t understand the relevance of this art sigh). I hope it will be possible in future. For now, I keep reading your strips and at the first opportunity, of course, I’ll write again about you and your work!All the best to you!

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 share