Saya tahu tentang seorang pengusaha bernama Lihan dari blog-nya Pak Roni. Trus langsung ke website Lihan.net dan tau kalo ada bukunya juga yang berjudul Lihan: Ustadz pun Bisa Jadi Pengusaha B(e)rilian. Langsung aja saya minta anak-anak untuk cari bukunya dan jual di Kutukutubuku.com
Buku yang ditulis oleh Ahmad Bahar ini dibuka dengan masa kecil Lihan dan masa remaja menjelang dewasa yang struggle. Gajinya kecil namun pekerjaan yang dilakukan berat. Pernah berprofesi sebagai guru (ustadz) merangkap tukang ojek, tukang masak, dll. Tapi semua dijalaninya dengan sabar dan penuh semangat. Juga pantang menyerah.
Kelihatannya Ustadz Lihan ini orangnya sangat kreatif dan nggak bisa diam. Karena kemampuannya berbahasa Inggris yang cukup bagus bekal dari pesantren, ia membuka kursus bahasa inggris yang cukup sukses. Kemudian pelan-pelan mulai berdagang intan dengan modal Rp 5 juta dari teman. Bisnis inilah yang akhirnya terus berkembang dan menghasilkan sehingga ia bisa mengembangkan kerajaan bisnisnya dengan mendirikan lebih dari 10 perusahaan baru.
Lihan tidak punya aset. Semua uang yang diterimanya langsung diputar menjadi bisnis baru. Antara lain, Penerbangan, TV Kabel, Smart2Print, Perfilm-an, Persewaan Helikopter, Warnet, Waralaba P-Man/Cafe/Rumah Makan, hingga lembaga bahasa. Ia baru dikenal publik tak lama setelah membeli intan Putri Malu seharga 3 Miliar! “Senang melihat mereka (Penambang) menghitung uang 3 miliar secara cash 100 ribu dan 50 ribuan,” kata Ustadz Lihan. Gubrak. Saya juga mau ikut hitung! Haha
Prinsip bisnisnya menarik. Tidak melihat keuntungan, tapi melihat manfaatnya bagi orang banyak terlebih dahulu. (Prinsipnya adalah berapa orang yang bisa saya bantu ekonominya jika saya membuat bisnis ini?) Menurutnya jika lihat keuntungan dan ternyata bisnis nggak berhasil, maka yang ada bisa stress dan sakit hati. Ia juga Pro Sedekah dan sangat percaya dengan janji Allah yang akan memberikan balasan 10x lipat bagi orang yang bersedekah. Baca tentang bagaimana ia menerima ‘uang tak dikenal’ yang masuk ke rekeningnya sebanyak 2 Miliar (!) Setelah ia mencoba membuat acara untuk anak yatim senilai Rp 200 juta.
Last but not least, ada cerita yang so related to me haha, jadi Ustadz Lihan ini orangnya sangat sederhana dari segi penampilan. Dalam sebuah pameran rumah, ia tak pernah dapet brosur yang biasa diberikan oleh sales/marketing perusahaan property itu. (Akhirnya gue menemukan something in common with Pak Lihan haha) Instead, yang dapet malah teman-temannya yang mungkin penampilannya lebih keren dari dia. Padahal jelas-jelas, kalau mau dibeli semua satu komplek di Cibubur, Pak Lihan juga bisa haha. Emang dasar masih pada shallow and ngeliat orang dari penampilan. Please deh.
Okay, I just hope that, Kutukutubuku.com bisa getting bigger, and be the biggest… then inspired many people… just like Pak Lihan has inspired me and a lot of people too di usianya yang baru 34 tahun. Kalau penasaran, baca bukunya aja, ‘Lihan: Ustadz pun bisa jadi pengusaha b(e)rilian‘ 15% OFF di kutukutubuku.com.

63 comments
Wuryanano says:
Sep 16, 2008
Wah…mbak Ollie memang pinter bikin resensi buku…
Bener-bener kutubuku nih …hehehe…
Salut dengan bisnisnya, moga makin sukses ya.
Salam dari Surabaya,
Wuryanano
[Reply]
Luluk says:
Sep 17, 2008
TFS Ollie:-) You make my day!! Nanti aku ubek2 deh web kutubuku :-) jadi pengen mesen…
[Reply]
lilik sugiarto says:
Oct 24, 2008
saya salut dengan ust lihan yang menjadi matahari bagi ustadz-ustadz yang ada didunia semoga dapat membantuh ust yang lain termasuk saya. amin.
[Reply]
Rianz Reply:
January 23rd, 2010 at 10:37 am
Saya juga sangat salut , tetapi salut saya bukan dg Lihan.
Salut buat semua media dan website2 yg berperan besar menjerumuskan ribuan masyarakat Kalsel.
” Penyengsara dan penjerumus umat yg dilakukan secara berjema’ah “
[Reply]
muarip says:
Nov 13, 2008
assalamualaikum.wr.wb
ustad saya muarip pemuda yang sedang belajar untuk menciptakan lapangan kerja sehingga dapat membantu masyarakt, mau menawarkan tanah teman saya dengan bangunannya seluas 2000 persegi alamt sngat strategis untuk usaha yaitu di jl kaliurang jogjakarta. seharga 8 milyar gimana ustad bisa ga?syukur syukur bisa dibangun tempat uasaha di sana yang bisa menyerap tenaga kerja.terimakasih.
[Reply]
edward says:
Dec 20, 2008
ustad..
ulama apakah harus juga kaya??
saya mahasiswa al azhar sekarang mo brangkat ke cairo. sayaa dari padang.. syukron.
no hp. 085263065768
tolong sms karna saya mau konsultasi lebih dalam tntang ustad
jazakallah
[Reply]
re_zall says:
Dec 23, 2008
pa ustat hehehe kecina lagi ya bulan januari nanti,
aku seh pengen ikut tapi hehehe kayaknya kalau pa ustat umroh nah itu saya usahakan ikut deh. doakan ya….
semoga bisnisnya lancar dan saya juga bisa tenang hehehehe..
makasih ya ustat lihan semoga segala urusan di mudahkan dan kita semua bisa membantu orang2 yang sangat membutuhkan
[Reply]
tera adi p says:
Feb 3, 2009
pak haji" maaf"pa bener org yg nitip nitip dana itu bergabung dg anda?atau hanya org2 yg mengatasnamakan nama beasar anda.
[Reply]
yuni s r says:
Mar 15, 2009
Assalam Pak Hj saya begitu terobsesi untuk dpt bertemu dengan anda, saya ingin dapatkan sesuatu yang bermanfaat dari anda sebagai jembatan keberkatan untuk sesama umat dlm kondisi saat ini, mhn informasi kiranya Bapak ada di Jakarta setiap hari apa dan untuk bulan ini anda akan datang tanggal berapa ? Semoga Pak Ustadz selalu dalam lindungan dan Kel. Allah SWT
[Reply]
erwin says:
Apr 14, 2009
Ass.P’ustad lihan saat pertama kali ulun membaca profile pian wan sederet bisnis yang pian jalankan, kaya caranya p’ustad ulun kawalah umpat bebisnis wan pian hitung-hitung untuk mmbantu ekonomi keluarga yang pas-pasan, ulun sangat berharap pian sudi mmberi ulun petunjuk dan memberi ulun kesempatan, wassalam
[Reply]
Nurdiana says:
Apr 30, 2009
Saluut dan setuju bgt kalo ustad kaya Pak Lihan….dunia akhirat….mungkin bisa kasih bahan renungan bwt suami saya yang sedang merintis bisnis agar sabar dan berhasil ‘Pak…..
[Reply]
zaky says:
May 23, 2009
salut dan keren, untuk ustadz lihan
[Reply]
chalil says:
Jun 30, 2009
Ass pak
mhon blsannya tetang penitipan dan invest ke Pak Ust.
[Reply]
xxx says:
Sep 18, 2009
@all
yg mau invest di pak lihan mohon di pertimbangan kan..jangan sampai jadi kambing congek…
system dah mulai macet..dana buat investor pun dah 2bulan tersendat…
jaga diri kalian dari yg namanya RIBA
[Reply]
dinoyudha says:
Sep 30, 2009
tentang invest di ust Lihan, sudah 2 bulan ini tidak dibayar bagi hasilnya, karena dananya tersendat di Bank Indonesia, kata pengelolanya.
Tapi untuk proses bisnisnya, jujur saya tidak tahu bagaimana proses perputaran uang itu.
[Reply]
Rianz says:
Oct 7, 2009
@ dinoyudha
Anda benar bahwa pernyataan pertama Lihan dananya tersendat di Bank Indonesia (BI). Bahkan kata sang Ustadz dananya diblokir BI
Tapi sayangnya anda tidak menulis pernyataan Lihan yg ke dua bahwa tidak ada masalah dengan BI, tetapi dananya terhambat karena pembeli intan belum mampu membayar. (baca press release Lihan pada saat pertemuan dengan investor tgl 26 september 2009) Anda ketinggalan kereta informasi.
[Reply]
suyanto says:
Oct 7, 2009
Lihan sudah bangkrut…!!!! bawa lari duit investor se indonesia.Semua blog resminya pada tutup.Tolong kalau ada yang mengetahui keberadaan Lihan dimanapun tolong infokan ke no ini 085251609000.Akan ada imbalan yg layak untuk anda.Terima kasih
[Reply]
Rianz says:
Oct 7, 2009
. = PENCITRAAN YANG MENYESATKAN =
Saya tersentak membaca judul yg dirilis oleh KOMPAS.com yang bunyinya :
“ Ustadz Lihan Beromzet Puluhan Triliun, Pernah Bergaji Rp 1.500 “
Apa sebenarnya yg menjadikan terasa aneh dalam benak saya ? Sebelumnya pada weblog lain (maskun.worpress.com) yg berjudul “Ustadz Lihan, Sang Inspirator” didalam tulisan itu Lihan dijuluki Milyarder.
Dari dua tulisan itu saja sudah bisa kita tebak apa makna dan tujuan penulis , yg tidak lain adalah untuk meciptakan kesan / stigma bahwa Lihan adalah orang hebat, superiaor dan segala yg dianggap waaach. Belum lagi bila kita membaca semua berita2 yg ada di media2 masa dan weblog lainnya orang pasti akan terperangah.
Pencitraan yg menggiring kita kepada image tentang Lihan dengan segala bentuk kemuliaan dan keindahannya. Sayangnya sang Ustadz jadi semakin terbuai dan terlena dengan sanjungan yg melambung bagaikan menembus kelangit ketujuh dan tidak juga membuat statement dan komentar yg juga tidak kalah menyesatkan maka masyarakatpun ikut terbuai.
Semua ternyata Cuma seakan2 dan seolah2 ……………………….
Kenapa ….???? Coba kita tarik benang merah antara dua tulisan diatas dengan keadaan sekarang.
• Dimana letak kewajarannya dengan gelar MILYARDER atau yg disebut memiliki omzet puluhan TRILIUN, tetapi tidak bisa membayar fee bagi hasil pada ribuan investor, apalagi mengembalikan modalnya.
• Dimana letak kewajarannya bila seorang Ustadz di bulan Agustus 2009 mengatakan bahwa “ Dana yg ada telah di BLOKIR BI / PPAT sedangkan pada bulan September 2009 alasannya berubah bahwa : Pencairan tidak bisa dilakukan karena kesalahan pembeli intan yg belum (belum atau tidak ya ?) bisa melakukan pembayaran.
Sangat wajar bila saya jadi tersentak dan merasakan keganjilan karena sejak kecil dan sejak mulai mengenal Ustadz2 yg ada di tanah Banjar ini , inilah satu satunya Ustadz yg kata2nya Plin-Plan dan yg meresahkan banyak urang Banua. Setelah ini semoga saja dana masyarakat yg terlanjur carut marut ini bisa kembali dan tidak ada lagi Ustadz lain yg seperti ini. Amiin.
[Reply]
commentator says:
Oct 25, 2009
Kalo boleh ulun handak umpat bepandir…
Saya mengikuti apa-apa yang ada dalam blog bagirata.wordpress.com, dan seperti itulah faktanya,,, apa yang dikatakan ust.Lihan selalu berubah-ubah…
Sekedar tambahan:
1. blog bagirata dan lihan.net memang sengaja di off kan karena disana ada bukti-bukti tertulis ttg pernyataan-pernyataan pihak lihan yang saling simpang siur (mudahan sdr. rianz masih punya salinan isi dari blog bagirata itu sebagai bukti).Masih masalah blog/situs,kalau anda cermat, semua situs perusahaan Lihan juga “off”, sebagai contoh situs dari IRA channel dan Hannruf.com.Tampaknya ada penarikan mundur seluruh personel dan alutsista dari medan laga dunia maya?????
2.Keberadaan Lihan samapai sekarang tidak ada yang tahu, coba pian cek ke rumah sidin, pasti dapadahakan kalo sidin ada urusan keluar.Kalau ada yang alasan karena sidin sibuk, itu lebih tidak tepat lagi.Ulun pernah menakuni satpam yang ulun kenal baik, tapi memang benar ust. sedang tidak ada di rumah, dan dia pun tidak tahu kemana beliau. (saya tantang bagi siapapun yang bisa mengajukan bukti kalo Lihan ada di rumahnya, sms ke 0852 51 626364 , saya akan langsung datang kesana) -> jangan kuatir anda akan mendapat imbalan yang layak, dan nama identitas anda akan saya rahasiakan
3. Berdasarkan info yang valid, perusahaan Lihan sudah mulai diaudit dari pemerintah.Hannruf,IRA,CATV,Merpati,Ayam Pakuan,dll sudah didatangi tim auditor.Yang tidak percaya silahkan takuni anak buah yang begawi di salah satu perusahaan-perusahaan itu.Kalo emang benar, tolong kirim comment nya ke sini, jadi ulun tidak di padahakan pembohong/provokator oleh buhannya kaina.
4. Info yang valid juga dari tim auditor, bahwa keuangan ust.Lihan sebenarnya minus,alias hanya mengandalkan perputaran modal masyarakat saja.Jadi intinya kalau di bilang modal sidin yang besar 60% dan modal masyarakat 40%,maka semua itu keliru.Sebenarnya hampir 95% modal dari masyarakat.Saya punya copy laporan keuangan dari PT.Tri Abadi Mandiri, sebagai induk perusahaan Lihan.Silahkan kalau ada yang mau mengadu bukti dengan saya!
5.Info dari kejaksaan, ust.Lihan dalam pengawasan karena illegal transaction, kemungkinan money laundry.Untuk info lebih jelasnya,kita tunggu press release dari mereka saja,karena saya hanya tahu sebatas itu saja.
6.Nah, tahukah anda kemana di putarnya uang masyarakat itu? bisnis intan? Tidak tepat. Bisnis intan ternyata hanya 15% saja penyumbang pemasukan buat grup Lihan.Yang 80% lebih ternyata dari permainan saham dan forex.Hal ini sudah di konfirmasi ke PPATK.Dan dari dana masyarakat yang mencapai nilai milyaran itu, sebagian besar digunakan untuk iklan dan promosi nama Lihan dan perusahaan-perusahaannya,meski akhirnya perusahaan-perusahaan itu ternyata tidak sehat karena managemen yang termasuk kolusi.
7.Anda tahu? 3 dari 8 orang manager perusahaan Lihan adalah seorang kristiani,alias non muslim.Anda bisa menanyakan ke karyawan CATV dan IRA martapura.Dan masih banyak orang-orang non muslim yang menduduki jabatan penting di perusahaan-perusahaan ust.Lihan
Semua hal yang saya katakan adalah berdasarkan bukti-bukti yang nyata, silahkan jika ada yang menyanggah, asal pian juga membawa bukti yang valid.Mari kita beradu bukti, bukan cuma omong doank!!!!
Wassalam
NB: ini sudah memasuki ming ke-4 bulan okt dan tidak ada tanda-tanda dan pergerakan akan pencairan dana.Semoga tidak meleset lagi.Amiiiiiiinn….
[Reply]
investor galak says:
Oct 27, 2009
Yeeeeeessssssssssss……………!!!
Cair dah ampun ku….. Syukur dah…
Sekalinya mudah haja mencairakan modal kita,,,,,, Datangi kolektor dimana kita menyetor duit,takuni baik-baik kayapa pabila dibulikakan modal kita.Ingat takuni baik-baik,jangan kasar atawa sarik,bepadah baik-baik ja…
Amun kadada kepastian, hajar dan pukuli itu kolektor sampai inya menyerah,InsyaAllah duit pian berataan dibulikakannya.Amun inya membulikakan berupa barang, misalanya motor ataw mobil,ambil haja,kaina menjualnya gampang haja,nang penting duit pian berataan tebulik tanpa perlu lagi menghadangi ust.Lihan…
Semoga sukses,,,salam hangat
[Reply]
investor galak says:
Oct 27, 2009
mun hanya mengandalakan ust.Lihan membulikkan duit kita,bakal kadada harapan.
Amun kita membahas masalah ust.Lihan kadada ampihnya,kawa haja dilain waktu.Nang penting wan mendesak,kayapa caranya duit investor tebulik.
Yah,kita minta tanggung jawab wan kolektor.Pian ingati lah, kolektor gawian cuma setor duit urang haja minta bagian 1%-2%,pas ada masalah,pada bukah wan sembunyi dibalik surat perjanjian,Dasar pengecut, merekalah sebenarnya Lintah yang menyedot duit investor.Halal haja dihajar urang nang kaya itu kelakuannya.
Ulun aja,Alhamdulillah berhasil tebulik mudal setelah kasih pelajaran wan kolektor ulun,masa inya lepas tanggung jawab maka setiap bulan handak 2% bagian ulun!? Diganti motor,sebenarnya masih kurang pank dari modal ulun,tapi kada papa asal 80% sudah tebulik,jadi kada pina sakit banar.Kasihan anak wan bini ulun,menghadang nang kada pasti kaya ini.
Semoga pencairan nang dijanjikan ust.Lihan lancar haja, ulun sudah merasakan 3 bulan ni menderita
[Reply]
Lihan-Hary Center says:
Oct 29, 2009
October 27th, 2009 at 10:14 pm 70
Assalamualaikum wr. wb.
Sehubungan dengan kesimpangsiuran berita dan isu yang negatif di masyarakat tentang bapak ust.Lihan,maka bagi investor yang berkepentingan bisa menghubungi kami.InsyaAllah kami selaku tim pencairan dana ust.Lihan akan membantu semaksimal mungkin.Terima kasih
Wassalam
Harry
[Reply]
Rianz Reply:
January 23rd, 2010 at 11:01 am
Sekarang isunya sudah tidak simpang siur lagi kaaan ?
Hanya satu kata ” PENIPUAN “
[Reply]
muslimax says:
Oct 29, 2009
kesuksesan sejati adalah ketika kita bisa bermanfaat bagi orang lain… moga kita bisa seperti beliau yang ikhlas menjadikan sukses orang lain.
[Reply]
Rianz Reply:
January 23rd, 2010 at 10:46 am
Yach .. you benar, Lihan sukses dalam menyengsarakan ribuan masyarakat muslim di Kalsel.
[Reply]
panjul says:
Oct 29, 2009
amun kada cair dalam bulan ini tanggal sati saya jamin semua kolektor akan masuk penjara biar aja duit hilang asal dihukum mati itu kolektor
[Reply]
commentator says:
Oct 31, 2009
Kutipan-kutipan dari berita Radar Banjar 31 okt 2009 :
“…Kalau dihitung dengan kurs dollar saat ini Rp.9.550,- maka selembar surat utang yang ditunjukkan Lihan kepada
Radar Banjarmasin itu nilainya hanya Rp.4,7M …”
“…surat hutang jangka pendek yang dimiliki Lihan baru dapat dicairkan pada saat jatuh tempo tertanggal 28 feb
2010…”
“…Kalau seandainya perusahaan itu bangkrut dan tak mampu membayar hutangnya,maka surat hutang ini dinyatakan
gagal bayar..”
“…Kalau melihat surat hutang milik Lihan yang berbentuk fisik,kemungkinan ia membeli antar pihak dan tak
terdaftar dalam bursa efek,”
Kutipan-kutipan penjelasan Lihan di koran yang sama,tanggal yang sama hal 10
Lihan meminta nasabah tetap tenang soalnya dirinya masih memiliki cukup simpanan dalam bentuk surat berharga
senilai Rp. 100 trilliun
“… Jika saya ambil satu persennya saja,investasi masyarakat yang ada bisa saya baya,jadi tenang saja…”
Dia menegaskan bahwa ” pembayaran minggu keempat bln oktober ini,sebenarnya bukan ke rekening nasabah, melainkan
cairnya uang ke rekening dirinya ”
Pencairan akan dilakukan melalui transfer ke rekening nasabah,mengenai waktunya Lihan tidak bisa memastikan .
” Pihak bank kan tidak bisa mentransfer ke semua nasabah secara langsung karena ada limit perhari.Misalnya cuma 100
nasabah perhari,maka tiap hari akan ada 100 orang yang menerima,yang lain tunggu giliran”
Kesimpulan :
Silahkan disimpulkan sendiri.
Sumber: Radar Banjarmasin 31-10-2009
[Reply]
RASAIN says:
Nov 2, 2009
SMUA KENA TIPU..HAHA
[Reply]
confused says:
Nov 3, 2009
tolonglah ustad Lihan sebenarnya apa yang telah terjadi? jangan biarkan isu selalu berkembang dan semakin tidak terarah. Kenapa tidak ada penjelasan dari ustad. Apa benar semua tuduhan diatas.
[Reply]
Rianz Reply:
January 23rd, 2010 at 10:55 am
Sekarang isunya sudah terarah dan sangat jelas bahwa ” LIHAN PENIPU “
[Reply]
Lihan says:
Nov 3, 2009
Bujur semua berita itu nang ai….
Aku jua sudah packing baju handak tulak haji nah, titip rumahku lah, mun aku kada kawa bulik, jual haja.Bagikan hasilnya ke seberataan investor.
Sampaikan aku minta maaf dan terima kasih
[Reply]
duajuta says:
Nov 6, 2009
mudah-mudahan diberikan kemudahan jalan nya amin ya robballamin
[Reply]
Lohan says:
Nov 8, 2009
ustadz Lihan adalah penipu……………………….silakan anda buktikan sendiri………….uang mnasabah udah raib semua
[Reply]
Acil Baslah says:
Nov 8, 2009
Lihan…………..lihan…………….emang penipu loe
[Reply]
Makanya!!!!!!!!!! says:
Nov 8, 2009
Sebenarnya yang nyetor ke Lihan tu bukan investor. Masa Investor tdk kenal persis usahanya apa, apalagi diminta keterangan jawabannya beda-beda dan nyuruh jual rumah segala. Ga Prof. tau ! Yang salah itu kenapa mau nyetor ga mikir panjang kalau suatu saat bisa macet. TIdak ada jaminan hukum lagi. mau-maunya dirayu cuma karena 10% itu. Tampang dan backgroundnya aja ga matching dg pengusaha.Talalu percaya, lakas jera
[Reply]
agus surahman says:
Nov 10, 2009
ustad biar ky ap pun urang mncaci maki pian tpi bgi ulun pian tetap orang yg tlah membntu prekonomian sy dan tetap sy ucap kan trima kasih agar sy tidak d bilang kcang lupa kulit ny meski pun skarang modal sy 500 jt trtahan wadah pian tnpa kjelasan kpn akan cair ny…???????????
[Reply]
bnjar bngul brtaan says:
Nov 10, 2009
kdsah tp b’himat2 lg gen, 2012 kiamat jua mank ai… npa grang da duit kd hkun bmodal sorang, hkun d jlung wan urang. ngran hkum bisnis tu kyni :”bla duit d tngan urang tu arti na duit urang, bla d tngan sorang hnyar duit sorang. jd kdsah d bhas lg, hndak kd dbulikn urang kh, srah na ai.. sorang jua nang mnjlung duit wan urang! y am urang bnjar nch, bduit hndak bgwe kd hkun? skit jiwa msyrakat bnjar nch… b’ingu tuyul z mun hndak sugih kd bggawean!!!
[Reply]
commentator says:
Nov 28, 2009
MENYIKAPI PENIPUAN BERKEDOK INVESTASI
Kompas, 30 April 2007
Oleh: Lin Che Wei, Direktur Utama Danareksa Neda dan Yoga
Tidak peduli apakah regulator dan pemerintah hendak mengakui atau tidak, Indonesia bagaikan surga bagi perusahaan yang melakukan penipuan berkedok investasi. Pertimbangkan hal ini!
Wakil kita yang mengurusi masalah perbankan dan keuangan di DPR—yang dapat dengan mudah mencari dan menyelidiki informasi tentang lembaga keuangan—malah menjadi korban penipuan berkedok investasi.
Pemimpin media terkemuka—yang bisa dianggap sangat pandai dan kritis terhadap isu-isu terkini—malah menjadi korban penipuan berkedok investasi.
Mantan direktur badan usaha milik negara, yang seharusnya mengerti risiko dan seharusnya dapat membedakan mana perusahaan yang bonafide dan mana yang tidak, juga menjadi korban penipuan berkedok investasi.
Apabila orang-orang pandai yang mempunyai akses terhadap informasi menjadi korban penipuan lantas bagaimana rakyat kecil yang tidak terpelajar?
Penipuan berkedok investasi memancing orang yang serakah dan desperate dengan janji akan imbal hasil (return) yang tinggi. Bukankah berdasarkan prinsip let the buyer beware, investor seharusnya berhati-hati dengan membaca fine print secara saksama sebelum melakukan investasi?
Di dunia yang ideal, memang hal ini yang seharusnya terjadi. Namun, negara dengan masyarakatnya yang belum benar-benar mengerti seluk-beluk investasi bukanlah dunia yang ideal.
Orang-orang yang menjadi korban tidak mempunyai cukup data dan informasi untuk membedakan mana investasi yang kredibel dan yang tidak.
Akibatnya, bisnis penipuan berkedok investasi dengan mudah memancing orang yang nekat (desperate) akan janji imbal hasil (return) yang tinggi.
Apa yang menjadi taktik dari perusahaan berkedok investasi ini? Mereka tahu bahwa sikap manusia adalah serakah dan tidak pernah merasa cukup.
Skema modern
Perusahaan-perusahaan investasi bodong tersebut tahu bahwa jika para investor awal mendapatkan return sesuai dengan yang dijanjikan, mereka akan cenderung menginvestasikan kembali hasil dari uang tersebut dan bahkan akan membawa keluarga, teman, atau relasinya untuk turut berinvestasi di perusahaan tersebut. Akibatnya, jumlah kerugian juga cenderung membengkak.
Skema dasar dari berbagai penipuan berkedok investasi adalah skema Ponzi, yaitu penipuan yang menjanjikan return luar biasa besar yang sebenarnya didapatkan dari uang investor lain yang menginvestasikan uangnya belakangan dan bukan dari hasil pengelolaan uang para investor tersebut.
Investor awal akan mendapatkan keuntungan karena langsung mendapatkan pengembalian sehingga terdorong untuk menginvestasikan lebih banyak lagi, sedangkan investor yang masuk belakangan akan lebih rentan terhadap ketiadaan return tinggi tersebut.
Nama Ponzi sendiri diambil dari nama Charles Ponzi, imigran asal Italia yang menggunakan teknik ini untuk melakukan penipuan besar-besaran di Amerika Serikat pada tahun 1919-1920 dan 1926-1934.
Model lain yang memiliki kesamaan dengan skema Ponzi adalah skema piramida. Dalam skema ini, perekrutan terhadap investor baru merupakan sumber dari pengembalian investasi Anda.
Investor yang merekrut investor baru akan mendapat keuntungan langsung dari upayanya tersebut.
Selain kedua skema di atas, masih ada beberapa skema modern yang bisa disebut sebagai skema turunan dari skema di atas. Misalnya, arisan berantai atau money game.
Arisan berantai adalah skema piramida yang disebarkan dalam bentuk surat kaleng dan besaran investasi yang kecil.
Kedua, high yield investment programme, yaitu investasi dengan modal awal kecil yang menjanjikan tingkat pengembalian fantastis serta komisi atas usaha Anda mengajak orang lain untuk bergabung. Skema ini banyak dikenal dengan “bank gelap” di Indonesia.
Ketiga, penipuan berkedok penggarapan lahan agrobisnis, seperti QSAR dan Ibist. Keempat, penipuan yang berkedok perdagangan valuta asing.
Kelima, berkedok lowongan pekerjaan yang mengharuskan Anda membayar untuk pelatihan atau justru meminta Anda memasukkan uang terlebih dahulu sebagai prasyarat.
Bagaimana caranya menghindari jenis-jenis penipuan seperti di atas? Anda dapat mengidentifikasinya apabila menemukan beberapa ciri yang disebutkan di bawah ini:
Pertama, hati-hati apabila the offer sounds too good to be true. Jika penawaran investasi tersebut memberikan “janji-janji surga” akan imbal hasil tinggi di atas rata-rata pasar dalam jangka waktu yang relatif singkat, kemungkinan besar penawaran tersebut memang hanyalah “janji-janji surga”.
Kedua, taktik penjualan yang memaksa (high pressure sales tactics.) Jangan langsung termakan bujuk rayu penjual yang memaksa Anda untuk membuat keputusan saat itu juga, sekalipun penjual itu adalah orang yang Anda kenal baik sejak lama.
Ketiga, baik perusahaan investasi maupun basis investasinya (underlying investment) tidak jelas. Perusahaan investasi tipuan biasanya akan menunjukkan kepada Anda profil perusahaan yang tampak profesional dengan harapan dapat meyakinkan Anda akan kredibilitas mereka.
Namun, apabila Anda baca dengan saksama, terdapat banyak kejanggalan. Kejanggalan itu antara lain ketidakjelasan manajemen pengurus, kinerja investasi, maupun laporan keuangan yang lengkap dan sudah diaudit.
Keempat, ketiadaan izin penawaran investasi dari lembaga pengawas. Bank Indonesia bertindak sebagai regulator perbankan, sedangkan Bapepam-LK bertindak sebagai regulator lembaga keuangan bukan bank.
Dua lembaga tersebut memiliki kewenangan untuk mengawasi investasi yang ditawarkan melalui lembaga keuangan nonbank maupun perbankan.
Sayangnya, dua lembaga di atas tidak memiliki kewenangan atas produk investasi yang ditawarkan oleh lembaga nonkeuangan sehingga muncullah no man’s land yang rentan digunakan untuk penipuan berkedok investasi.
Anda sepatutnya berhati-hati bila menerima penawaran investasi tanpa izin dari salah satu lembaga pengawas di atas.
Anda korban?
Apabila telah menjadi korban penipuan berkedok investasi, apa yang harus Anda lakukan?
Pertama, Anda harus melaporkan kepada pihak yang berwajib. Berikan keterangan selengkap mungkin, seperti siapa yang menghubungi Anda dan bagaimana orang tersebut menghubungi Anda.
Semakin lengkap informasi yang Anda berikan, semakin mudah terbaca pola dan jejaringnya. Setelah itu, Anda harus menghubungi divisi legal dari Bapepam-LK serta pengacara yang khusus menangani kasus sejenis.
Selanjutnya, ajukan tuntutan hukum terhadap para pelaku penipuan. Keputusan Anda untuk menempuh jalur hukum mungkin tidak akan mengembalikan jumlah uang Anda yang telah raib.
Akan tetapi, tindakan Anda ini akan meningkatkan kesadaran di kalangan publik. Pihak berwajib akan terdorong untuk mengambil tindakan dan masyarakat lain akan lebih berhati-hati dengan tawaran-tawaran investasi sejenis.
Mungkin sekarang Anda bertanya-tanya, “Jadi, apa saja yang telah dilakukan oleh regulator, pemerintah, dan DPR kita selama ini?” Sebagian besar dari mereka terlena dan merasa ini bukanlah tanggung jawab mereka.
Yang lebih tragis, ada anggota Dewan yang seharusnya mengawasi sektor keuangan justru ikut menjadi korban penipuan.
Apa pun alasannya, penipuan berkedok investasi haruslah diberantas di Indonesia. Bapepam-LK, Departemen Perdagangan, Bank Indonesia, dan DPR bertanggung jawab untuk melindungi orang yang miskin, tidak berdaya, dan tidak mempunyai informasi.
Kita semua harus berusaha bersama-sama untuk menghentikan praktik penipuan ini yang secara terus-menerus mengerosi kepercayaan masyarakat terhadap dunia investasi secara keseluruhan.
Regulator dan seluruh lapisan masyarakat perlu berdiri dan mengatakan, “Cukup sudah praktik penipuan berkedok investasi seperti ini.”
Perusahaan-perusahaan seperti ini bukan saja harus dilarang secara hukum, tetapi juga harus dilakukan penindakan dan diproses secara hukum.
Salah satu kalimat yang paling sering dikutip di Wall Street adalah kalimat yang diucapkan Gordon Gekko dalam film Wall Street, “Serakah itu baik.”
Namun, janganlah karena kalimat ini akal sehat Anda menjadi silau oleh ketamakan akan iming-iming hasil yang tinggi serta ketakutan akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan hasil tinggi dari investasi itu.
Ingatlah pula kalimat yang diucapkan Henry David Thoreau bahwa kebaikan adalah satu-satunya investasi yang tidak pernah gagal. (*)
[Reply]
Rianz says:
Dec 8, 2009
BERITA TERKINI COPY PASTE DARI BANJARMASIN POST
Senin, 7 Desember 2009 | 17:49 WITA
SENIN, BPOST – Petugas Polda Kalsel, sampai Senin (7/12) masih terus melakukan penyelidikan terhadap Lihan. Kapolda Brigjen Dr Untung S Rajab mengatakan setiap pengakuan Lihan terus mereka telusuri, termasuk pengakuan aset-asetnya.
Kapolda juga menuturkan ketika Lihan dikabarkan memiliki sertifikat obligasi, pihaknya langsung menelusuri dan ternyata bukan kepunyaan dia.
“Katanya, Lihan juga punya 10.000 krat berlian. Setelah kami cek ternyata tidak ada,” papar Kapolda.
Berdasar hasil pengecekan ke lapangan yang tidak sesuai ini maka patut disangkakan ada pelanggaran hukum, kemungkinan dia lakukan penipuan atau pengelapan atau pelanggaran UU Perbankan Syariah atau mungkin pencucian uang karena dia punya perusahaan-perusahan.
Sementara Lihan ditemui di Mapolda saat digiring mengenakan baju kaos belang-belang berkerah yang dilapis dengan baju tahanan berwarna biru mengatakan dirinya yakin bisa bayar asalkan diberi keleluasaan.
“Kalau sudah begini bagaimana lagi,” ungkapnya sambil berjalan didampingi oleh pihak penyidik.(irfani rahman)
[Reply]
utuh solusi says:
Dec 9, 2009
Bila menang kita berpihak pada masyarakat yang merasa ingin selalu mendapat kesejehteraan dengan cara yang baik dan keikhlasan, jangan lah kita saling memberikan solusi yang tidak pada tempatnya. Jagalah citra agama dan diri kita semua, kepada para aparat negara berikan kesempatan yang terbaik buat masyarakat yang sudah terlanjur mengikuti jejak langkah investasi ini. Lalu beri keleluasaan buat mereka yang sangat bertanggungjawab untuk mengembalikan dana-dana masyarakat, dan mestinya ada dari para kolektor maupun investor turun tangan membantu menyelesaikan semua masalah yang dengan berpedoman pada prinsip berkeadilan dan kebenaran berapa pun hasilnya coba buka ruang dialog dan informasi yang baik benar, jangan ada ketidak jujuran dalam menangani masalah seperti ini. Karena kalau ada yang melangkah keliru maka beribu-ribu orang akan menderita puluhan tahun untuk mengembalikan kepercayaan, modal, dan lain sebagainya. Tolong yang tidak kena masalah bantu sahabat-sahabat kita kaum muslimin atau non muslim untuk ada jalan keluarnya. Ingat hanya dengan membantu setiap permasalahan maka kita semua terhindar dari keterpurukan. Jika kita bergandengan tangan membangun kekuatan bersama, meruntun alur kebenaran itu dengan beribu-ribu jumlahnya warga investor, maka Insya Allah kita akan mendapatkan hasilnya. Kepada para alim ulama bila ini sebuah keniscayaan tolong do’a kan agar mereka-mereka yang telah gagal memegang amanah bisa kembalikan semua amanah pada tempatnya, biarpun lama baru kembali tapi tiap bulan ada hasilnya dari pada tidak ada sama sekali. Kalaupun yang kita lakukan dengan nafsu serakah mau menang sendiri itu tidak akan ada manfaatnya disisi Allah SWT, karena kita hidup dan dilahirkan adalah atas dasar silaturrakhim antar sesama mahluk Allah SWT. Sekali lagi kami mohon kepada semua pihak agar mendudukan semua masalah ini dengan dasar saling memberi dan menerima dengan solusi yang tepat, semoga tulisan ini dapat dibaca oleh sahabat dengan pikiran jernih, dengan diiringi niat ikhlas dan tentu akan mengembalikan semua modal yang ditanamkan kepada pemiliknya, karena bukan tidak mungkin mereka sekarang dalam kesedihan, keputus asaan karena terlanjur berharap lebih, dari genggaman makhluk lewat perantaraan penguasa dan pengusaha serta dengan Kekuasaan Allah SWT. Ya Rabb bila ini di jalankan hamba MU maka bukan tidak mungkin Engkau akan menolong segala sesuatunya seperti sedia kala. Ya Rabb kami bukan keluh kesah bukan menebar kesedihan, tapi kami yakin bahwa para abdi MU yang dulu lalai karena benturan zaman, sekarang Engkau buka kan pintu kecerahan dan hidayah Mu agar kami kembali kepada, niat tulus yang hakiki.
Para penanam modal bangunlah kekuatan dan kebersamaan bulatkan tekad bantulah cari kan jalan yang terbaik untuk pemangku Usaha agar mereka memahami kekeliruan nya dan menjadikan itu sebuah pengalaman dan bersedia menelusuri alur mata rantai bisnisnya dan buatlah komitmen bersama agar hasil yang dicapai menjadi bagian bersama, semoga Allah memberikan yang terbaik bagi sahabat-sahabat yang hidupnya sangat tergantung pada usaha ini.Amin.
Hukum, kekuasaan, aturan dapat dilunturkan dengan kekuatan kebersamaan untuk sebuah kebaikan, buatlah forum atau wadah yang kredibel jangan lah kita malu akan kekeliruan yang kita lakukan, buat wadah tersebut untuk menembus kebekuan yang selama ini menjadi tembok besar dan padat, agar bisa rapuh, dan bantulah sahabat-sahabat kita yang mereka juga sebenarnya tidaklah terlalu salah, karena mereka mau mensejahterakan tetangga, handai tulan, kerabat-sahabat dan keluarganya. Jika ini dapat dibuat maka kita semua nya menjadi subyek bukan menjadi obyek orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Kebenaran pasti datang asal dilakukan dengan niat yang tulus dan ikhlas karena Allah SWT, pengorbanan untuk membuat sebuah forum atau wadah dimaksudnya adalah bagian dari sebuah jihad mengharumkan nama sya’riah dan memperjuangan kesejahteraan semua orang, semoga Allah memenuhi segala permohonan.
Jangan dicari siapa yang membuat tulisan ini, jawaban ada dalam diri kita masing-masing dengan Nur dan Hidayah Allah kita akan merasakan dalam lubuk hati kita yang dalam dan Hati nurani diri kita-masing masing masing adakah makhluk Allah yang maha sempurna ini mempunyai felling kebenaran dari Pencipta yang sempurna, kewajiban kita kepada Allah mari kita perkuat barisan, jiwa dan raga. siapakah pahlawan yang akan muncul sebagai mujahid yang siap membantu memgumpulkan rekan-rekan, sahabat-sahabat yang senasib sepenanggungan guna menerobus kebekuan ini. Wassalam
Dari
Hamba Allah
[Reply]
tokokeripik says:
Dec 9, 2009
hebat euy ustad nya melihat manfaat bagi orang lain dulu baru diri sendiri. good resensi mbak
[Reply]
Alien says:
Dec 12, 2009
PENJERUMUSAN UMAT ……
Semua penulis baik di mediamasa , website atau dalam penerbitan buku2 yang membuat stigma/sanjungan2 seolah2 Lihan adalah :
- Ustadz Milliarder dengan belasan asset perusahaan
- Ustadz yang berpenampilan sederhana dan dermawan
- Ustdz pengusaha yang brillian dengan investasi syariah/islami
- Dan banyak lagi sanjungan2 lainya
Tulisan2 anda salah satu yang punya andil untuk menggiring sebagian besar masyarakat kalsel terjebak dalam investasi “odong2 ini “
Lihan sebenarnya tidak ada apa2nya , tetapi terkesan jadi orang besar semua itu karena adanya propaganda. Penjerumusan umat ………
Jangan lupa atas penderitaan ribuan masyarakat kalsel ini akan anda bawa sampai ke AKHIRAT nanti. Siapa tahu hari ini atau besok anda juga dipanggil sang Khaliq
Sujud ampun kepada Tuhan tidak ada artinya bila tidak ada kerelaan ribuan masyarakat kalsel yg dizalimi.
Ingaaaaaat …! wahai orang2 muslim ( kalu memang anda benar2 orang muslim) sudah ada beberapa investor yg sakit bahkan ada yg meninggal dunia akibat depresi berat. Kedepannya saya yakin akan lebih banyak lagi warga kalsel yg sengsara.
Apakah anda cuma bisa bilang … pasrahkan … ikhlaskan … tawaqqal … dll …dll.
Klise ……
Umur dan segala2nya memang atas kehendak Allah, tapi apa penyebabnya ……. ???
[Reply]
Rianz says:
Dec 12, 2009
Polisi Blokir Rekening dan Sita Mobil Lihan
Sabtu, 12 Desember 2009 | 07:25 WITA
BANJARMASIN, SABTU – Tak hanya memblokir 34 rekening, polisi juga menyita mobil milik tersangka kasus dugaan investasi ilegal, Lihan. Kemungkinan, penyitaan itu bakal berlanjut ke aset-aser lain milik warga Cindaialus, Martapura, Banjar itu.
Informasi yang diperoleh BPost, mobil yang disita tim yang dipimpin Kasat I Kriminal Umum Polda Kalsel, AKBP Drs Helfi Assegaf adalah Grand Livina warna abu-abu berpelat nomor DA 1 LH. Jumat (11/12) siang, mobil itu berada di kompleks Mapolda Kalsel.
Kapolda Kalsel Brigjen Untung S Radjab saat ditemui mengakui personelnya sedang menelusuri aset-aset yang dimiliki Lihan. Dia pun menduga Lihan tidak sendirian menjalankan bisnis investasinya.
Kemarin, Lihan kembali menjalani pemeriksaan. Saat ditanya pers, dia mengatakan tetap berusaha mengembalikan uang milik para investor. “Rapi, kalau situasi di sini (sel), gimana lagi,” ucap Lihan sembari berjalan menuju sel.
Salah seorang pengacara Lihan, Saripani SH menambahkan, pemeriksaan masih menggali informasi seputar bisnis yang dijalankan kliennya. “Masih seputar penjelasan bisnis Lihan, sejak kapan dan bagaimana, belum ke materi,” ucapnya.
Pascapenahanan Lihan, tiap hari ada investor yang datang ke Ditreskrim Polda Kalsel. Mereka ingin mendapat kepastian tentang nasib uang yang mereka ‘tanam’.
Berdasar pantauan, sudah tiga hari terakhir rumah Lihan Kampung Batung Desa Cindaialus, Banjar sepi dari kedatangan investor. Kalau pun ada, mereka hanya melintasi rumah yang berdampingan dengan GOR Putri Malu itu.
Menurut seorang tetangga Lihan, Amri, warga desa yang mayoritas berprofesi sebagai petani ikut menginvestasikan uang. Keuntungannya lumayan. Tak sedikit warga yang bisa merenovasi rumah. “Sekarang, sepi lagi. Warga kembali mengandalkan hidup dari bertani,” ujarnya.
(dwi/wid)
[Reply]
Rianz says:
Dec 14, 2009
Copy paste dari Banjarmasin Post
Senin, 14 Desember 2009 | 07:56 WITA
Lihan Jalani Pemeriksaan Kejiwaan
MARTAPURA, SENIN – Senin (14/12) ini, para investor Lihan merapatkan barisan. Mereka menggelar pertemuan di GOR Putri Malu, Cindaialus, Martapura, Banjar.
Untuk mengantipasi terjadinya ‘penyusupan’, panitia mewajibkan peserta menunjukkan salinan surat perjanjian dan KTP (kartu tanda penduduk). “Penggagasnya antara 50 hingga 60 orang, spontanitas saja. Pertemuan akan menyosialisasikan pembentukan Forum Komunikasi Investor Lihan,” kata salah seorang penggagas, Yusnizal kepada BPost, Minggu (13/12).
Mengenai agenda pertemuan, dia mengatakan untuk menampung aspirasi sekaligus menyatukan sikap menghadapi permasalahan yang membelit Lihan.
Soal permohonan penangguhan penahanan? “Sementara belum ke arah situ. Semua tergantung hasil pertemuan untuk mencapai kesepakatan terbaik bagi semua,” ujarnya.
Pertemuan direncanakan dimulai pukul 10.00 Wita. “Kami harapkan yang hadir tidak melakukan hal-hal yang mergikan. Pertemuan tujuannya menampung aspirasi, sehingga hendaknya datang dengan niat baik pula,” kata Yusnizal.
Kapolsek Martapura Kota, AKP M Yusuf ketika dihubungi mengatakan akan mengamankan pertemuan dan aset yang dimiliki Lihan. “Silakan bertemu, asalkan jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan. Perintah pimpinan, jika terjadi keributan, harus dibubarkan,” tegasnya.
Bersamaan dengan pertemuan itu, Lihan direncanakan menjalani pemeriksaan kejiwaan. “Kita akan periksa kejiwaan Lihan. Psikologisnya kita periksa. Keterangannya sering berubah,” kata Kanit III Sat II Eksus HAKI Polda Kalsel, Kompol Erry S.
Menyinggung adanya permohonan penangguhan, Erry S mengaku ada yang telah mengajukan. “Itu hak mereka, tetapi pemeriksaan masih terus berlangsung,” tegasnya.
(dwi/gg)
Balas
[Reply]
Rianz says:
Dec 14, 2009
Copy paste dari Banjarmasin Post
Senin, 14 Desember 2009 | 07:56 WITA
Lihan Jalani Pemeriksaan Kejiwaan
MARTAPURA, SENIN – Senin (14/12) ini, para investor Lihan merapatkan barisan. Mereka menggelar pertemuan di GOR Putri Malu, Cindaialus, Martapura, Banjar.
Untuk mengantipasi terjadinya ‘penyusupan’, panitia mewajibkan peserta menunjukkan salinan surat perjanjian dan KTP (kartu tanda penduduk). “Penggagasnya antara 50 hingga 60 orang, spontanitas saja. Pertemuan akan menyosialisasikan pembentukan Forum Komunikasi Investor Lihan,” kata salah seorang penggagas, Yusnizal kepada BPost, Minggu (13/12).
Mengenai agenda pertemuan, dia mengatakan untuk menampung aspirasi sekaligus menyatukan sikap menghadapi permasalahan yang membelit Lihan.
Soal permohonan penangguhan penahanan? “Sementara belum ke arah situ. Semua tergantung hasil pertemuan untuk mencapai kesepakatan terbaik bagi semua,” ujarnya.
Pertemuan direncanakan dimulai pukul 10.00 Wita. “Kami harapkan yang hadir tidak melakukan hal-hal yang mergikan. Pertemuan tujuannya menampung aspirasi, sehingga hendaknya datang dengan niat baik pula,” kata Yusnizal.
Kapolsek Martapura Kota, AKP M Yusuf ketika dihubungi mengatakan akan mengamankan pertemuan dan aset yang dimiliki Lihan. “Silakan bertemu, asalkan jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan. Perintah pimpinan, jika terjadi keributan, harus dibubarkan,” tegasnya.
Bersamaan dengan pertemuan itu, Lihan direncanakan menjalani pemeriksaan kejiwaan. “Kita akan periksa kejiwaan Lihan. Psikologisnya kita periksa. Keterangannya sering berubah,” kata Kanit III Sat II Eksus HAKI Polda Kalsel, Kompol Erry S.
Menyinggung adanya permohonan penangguhan, Erry S mengaku ada yang telah mengajukan. “Itu hak mereka, tetapi pemeriksaan masih terus berlangsung,” tegasnya.
(dwi/gg)
[Reply]
Rianz says:
Dec 14, 2009
Copy Paste dar Banjarmasin Post
Senin, 14 Desember 2009 | 08:09 WITA
” Tak Ada yang Berani Jamin Lihan ”
BANJARMASIN, SENIN – Pengajuan penangguhan Lihan yang disampaikan pihak Lihan, melalui penasihat hukumnya beberapa waktu lalu, belum direspon pihak penyidik.
Sumber Metro Banjar menuturkan, dalam pengajuan penangguhan penahanan itu tak ada yang mau menjadi penjamin Lihan. Malah penasihat hukum Lihan tak berani menjadi penjamin.
Menurut sumber lagi, belum diresponnya penangguhan penahanan terhadap Lihan ini karena pihak penyidik masih berupaya keras merampungkan berkas Lihan.
“Pemeriksaan terhadap Lihan ini belum selesai, sehingga pihak penyidik masih perlu memintai keterangan Lihan secara lebih detil,” ujarnya.
Ketika penangguhan penahanan itu ditanyakan kepada Kanit III Sat II Eksus Haki Kompol Erry S, dia mengatakan itu hak yang bersangkutan.(bpg)
[Reply]
Rianz says:
Dec 14, 2009
BACA BERITA DIATAS ….!
Hayooooo …! mana nih .. kesetiaan para cecunguk/kaki tangan yg selalu membela Lihan, kesetiaan anda sedang diuji agar mau menjadi SUKARELAWAN atau PAHLAWAN sebagai jaminan demi membela sang Raja Bo’ong
Yaaach … ! Yakin dech pasti pada lari semua.
[Reply]
Rianz says:
Dec 15, 2009
Copy paste dari Banjarmasin Post
Selasa, 15 Desember 2009 | 21:17 WITA
” Pingsan, Lihan Opname di Bhayangkara ”
SELASA, BPOST – Sejak Selasa (15/12) sore, tersangka kasus investasi, Lihan, dirawat di RS Bhayangkara, Banjarmasin.
Lihan yang datang diantar ambulans dalam keadaan tak sadarkan diri sempat 30 menit menjalani observasi. Selanjutnya Lihan yang belum sadarkan diri, dibawa ke ruangan yang dijaga oleh petugas.
Lihan untuk sementara harus diopname karena kondisi kesehatannya yang menurun.
Dijelaskan Kabid Dokkes Rumah sakit Bhayangkara Polda kalsel, AKBP dr H Setyo Purwanto, mengaku pihaknya masih melakukan proses obesrvasi .
“Kita belum tahu persis gejala apa yang diderita pasien, tergantung dari hasil observasi, setiap empat jam sekali terus kami cek. selanjutnya diperdalam lagi dari dokter spesialis,” katanya. (george edward pah)
[Reply]
but says:
Dec 16, 2009
kasihan
[Reply]
Rianz says:
Dec 16, 2009
Copy paste Banjarmasin post online
Rabu, 16 Desember 2009 | 05:54 WITA
Lihan Tak Hadiri Pemakaman Ibu
BANJARMASIN, RABU – Rencana tes kejiwaan terhadap Lihan pada Selasa (15/12) kembali gagal. Ini karena ada kabar mengejutkan dari luar tahanan.
Lihan kembali mendapatkan cobaan berat. Ibunya, Hajjah Siti Aisyah, ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Desa Lianganggang RT 3 Kecamatan Batibati Kabupaten Tanahlaut, Selasa pagi. Siti diperkirakan meninggal karena sakit dan stres memikirkan Lihan.
Penasihat hukum Lihan, Masdari Tasmin, mengatakan kliennya mendapat kabar duka dari penyidik Polda Kalsel. “Sekitar pukul 09.00 Wita, dari keluarganya,” terang Kanit II Haki Kompol Erry S.
Penyidik pun mengeluarkan Lihan dari sel tahanan ditreskrim. Dengan mengenakan kaos kerah motif garis-garis, Lihan dibawa ke ruang penyidik di lantai II di mana dia biasa menjalani pemeriksaan. Selanjutnya pria kelahiran 1974 tersebut diberitahu ibunya meninggal dunia.
“Lihan langsung menangis. Dia syok dan menangis terus,” beber Masdari yang mendampingi kliennya saat itu.
Setelah kondisinya agak membaik, Lihan kemudian dibawa ke tempat jenazah ibunya disemayamkan. Rombongan tiba sekitar pukul 11.00 Wita.
Waktu melihat jenazah ibunya, Lihan langsung syok. Dia langsung memeluk tubuh almarhumah. “Dia kembali menangis dan akhirnya pingsan di depan jenazah,” terang Masdari.
Beberapa anggota keluarga dan penyidik menjemput seorang ahli medis yang ada di sekitar rumah. Oleh ahli medis, penyidik disarankan membawa Lihan ke rumah sakit. “Kita bawa ke RS TNI Angkatan Udara Syamsuddin Noor, Banjarbaru. Lihan sempat diberi oksigen oleh petugas rumah sakit,” terang Masdari.
Setelah mendapat perawatan sekitar satu jam, sekitar pukul 13.30 Wita, Lihan dirujuk ke RSU Bhanyangkari, Jalan A Yani Kilometer (Km) 4, Banjarmasin, dengan menggunakan mobil ambulans.
Hingga pukul 17.00 Wita, Lihan terbaring di ranjang rumah sakit. Dia tidak dapat menghadiri pemakaman ibu tercinta.
Matanya terpejam dan tangannya diinfus. Sang istri, Jamratul Adawiyah, terus mendampingi.
“Saya sendiri belum berani berkomunikasi dengan Lihan,” ujar Masdari.
(bpg)
[Reply]
Rianz says:
Dec 17, 2009
Copy paste dari Banjarmasin Post On Line
Kamis, 17 Desember 2009 | 07:09 WITA
“Polisi Sita Saham Lihan”
BANJARMASIN, KAMIS – Jajaran penyidik Direktorat Reserse Kriminal (Ditreskrim) Polda Kalsel terus bergerak mengamankan aset yang diduga milik Lihan, pengelola investasi asal Cindaialus, Martapura, Kabupaten Banjar.
Sedang pemeriksaan dihentikan sementara karena tersangka pengumpulan dana masyarakat tersebut sakit. Lihan pingsan saat memeluk tubuh ibunya, Hajah Siti Aisyah, yang meninggal Selasa (15/12) pagi.
“Kami telah menyita 12 saham Lihan di beberapa perusahan,” kata Wakil Direktur Reskrim AKBP Kliment Dwi Kurjanto, Rabu (16/12), seraya meminta BPost mengonfirmasi rinciannya kepada penyidik.
Kanit II Haki Sat II Ekonomi Khusus Kompol Erry S memaparkan perusahaan tersebut adalah PT Lihan Jaya Semesta, PT Lihan Jaya Sarana, CV Mawar, CV Runaway Berkah Utama, CV Lihan Smart Prima, PT Alhamdulillan, PT Handruf Telematika, PT Ira Visual Multimedia, PT Lima Maha Karya, CV Lihan Jaya Kubersama, PT Tri Abadi Mandiri dan PT Ajal. Namun untuk saham di PT Ajal belum dapat dipastikan kepemilikannya.
“Kami meminta agar saham Lihan di perusahaan tersebut dikeluarkan kemudian dananya dimasukkan ke rekening Lihan dan selanjutnya disita. Ini agar perusahaan tersebut tidak mendapat masalah,” beber Erry.
Proses tersebut harus melalui rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa. Itu sesuai Undang Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan.
Disinggung mengenai nilai saham di setiap perusahaan, menurut Erry, relatif kecil yakni sekitar Rp 200 juta.
Dana terbesar yang ditanamkan Lihan cuma ada di maskapai penerbangan Merpati yakni Rp 15 miliar. Dengan Merpati, Lihan hanya melakukan kerja sama operasional (KSO). “Di sini Lihan mendapatkan bagi hasil Rp 350 juta per bulan,” tambah Erry.
Padahal berdasarkan temuan penyidik, Lihan berhasil mengumpulkan seditinya Rp 817 miliar dari 3.475 pemilik modal.
Kuasa hukum Lihan, Masdari Tasmin, mengatakan tidak mempermasalahkan penyitaan saham Lihan. “Asalnya sesuai KUHP seperti ada berita acara penyitaannya. Namun sampai saat ini kita tak menerima surat pemberitahuan penyitaan,” beber Masdari. (bpg)
[Reply]
Rianz says:
Dec 18, 2009
UNTUK SEMUA INVESTOR. AWAAAAS … WASPADA …! ADA PENGHIANAT …
DIAM – DIAM ADA 2 ORANG YG BERUSAHA MENYITA ASSET LIHAN …. !
Baca Berita dibawah , copy paste dari Banjarmasin Post
Jumat, 18 Desember 2009 | 08:08 WITA
MARTAPURA, JUMAT – Diam-diam ada dua orang yang berusaha menyita aset Lihan. Mereka mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Martapura.
Gugatan pertama diajukan Imam Kurniawan pada Senin, 9 Desember 2009. Dalam berkas gugatan bernomor 13/PDT/G/2009/PN MTP, Imam berharap dapat menyita rumah Lihan dan Lapangan Bulutangkis Putri Malu di Desa Batung, Cindaialus, Martapura.
Sedangkan gugatan kedua masuk Rabu, 16 Desember 2009, dan diberi nomor 14/PDT/G/2009/ PN MTP. Pemohon penyitaan aset Lihan adalah Sugihartono. Dia ingin menyita rumah Lihan di Kota Santri, Guntung Manggis dan Rumah Sakit Mawar di Jalan Panglima Batur, Banjarbaru.
Humas PN Martapura, Jarod Widiatmono, mengatakan pihaknya telah menjadwalkan sidang kedua gugatan. Untuk gugatan Imam dijadwalkan 28 Desember 2009.
“Surat undangan persidangan sudah disampaikan juru sita Imansyah kepada tergugat Lihan di rumahnya Cindaialus. Tetapi, rumah tergugat tertutup rapat sehingga surat disampaikan melalui kantor desa yang diterima Sekdes Sumijaya,” terang Jarod, Kamis (17/12).
Disinggung status penggugat, Jarod mengaku tidak mengetahui persis apakan pemodal atau tidak.
Sementara itu agar penyitaan dana Lihan di 12 perusahaan lancar, penyidik Ditreskrim Polda Kalsel menyurati pihak manajemen.
Ke-12 perusahaan tersebut adalah PT Lihan Jaya Semesta, PT Lihan Jaya Sarana, CV Mawar, CV Runway Berkah Utama, CV Lihan Smart Prima, PT Alhamdulillah, PT Handruf Telematika, PT Ira Visual Multimedia, PT Lima Maha Karya, CV Lihan Jaya Kubersama, PT Tri Abadi Mandiri dan PT Ajal.
Kanit II Kompol Erry S, mewakili Kasat I AKBP Helfi Assegaf, Kamis (17/12), berharap para pemilik perusahaan segera melakukan rapat umum pemegang saham (RUPS) untuk mengeluarkan saham Lihan.
Dengan adanya pencairan, pihak kepolisian dapat lebih mudah melakukan penyitaan. Selain itu, pihak perusahaan terbebas dari kasus yang membelit Lihan.
Penyidik juga menyurati kementerian BUMN. Ini karena Lihan melakukan kerja sama operasional (KSO) dengan maskapai penerbangan Merpati. Di perusahaan ini, Lihan menanam modal Rp 15 miliar
[Reply]
Rianz says:
Dec 19, 2009
RAJA-RAJA TERKENAL
1. Rhoma Irama : Si Raja Dangdut
2. Elvis Presley : Si Raja Rock’n Roll
3. Michel Jackson : Si Raja Pop
4. Tarzan : Si Raja Rimba
5. Lihan : Si Raja Riba eh..Si Raja Tipu
Aiiiih .. Raja a’a nih !
[Reply]
Insyaf says:
Dec 24, 2009
Kalau terpaksa uangnya tidak kembali…yang penting,lihan si odong-odong harus sengsara dan hancur hidupnya
[Reply]