search
top

Lentera Jiwa

Gara-gara baca postingannya Mas Rane dan lanjut baca blog-nya Andy Noya, jadi tertarik juga untuk membahas masalah Lentera Jiwa. Kalo berminat bisa klik lagu ‘Lentera Jiwa‘ dari Nugie dulu biar agak terbawa suasana hehe.

Dulu, waktu saya masih bekerja sebagai web developer di sebuah perusahaan IT di bilangan Pancoran, saya pernah ikut meeting di perusahaan laptop besar. Rupanya saat itu adalah meeting terakhir kami dengan manajer-nya. Saya tanya pada teman saya, “Bapak itu mau resign? Kemana?”. Teman saya jawab, “Nggak kemana-mana. Katanya mau jualan sepeda.”

Hah? Jualan sepeda?? Manajer di perusahaan sebesar ini berhenti bekerja untuk jualan sepeda? Dulu saya nggak habis pikir. Soalnya terdengar nggak masuk akal. Tapi sekarang, pelan-pelan mulai make sense. I believe beliau adalah anggota dari komunitas Bike2Work (agak lupa). Dan sepeda pun menjadi passion-nya (sepeda yang dijual juga tentu harganya nggak murah hehe). Ternyata, Bapak itu, sudah menemukan lentera jiwa-nya. Ia memilih hidup bahagia dengan mengikuti passion-nya.

Cerita lain… Goldy adalah lulusan ekonomi. Namun dari dulu passionnya adalah di dunia internet dan IT. Semua ia gabungkan dengan kesenangannya bermain dan me-review PC game. Sekarang ia adalah salah satu pemilik dan pengelola sebuah forum game – Gamexeon. Dan jika ada yang bertanya, “Apa pekerjaanmu?”, jawabannya selalu membuat iri: “Bermain game.”

Teman saya, Gina, dulu bekerja di perusahaan IT yang sama dengan saya, sekarang sukses menjadi illustrator buku anak, sesuai dengan cita-citanya sejak lama.

Adik saya sendiri sudah dari awal menemukan lentera jiwanya. Ia tak salah jurusan, tak salah tujuan, tak menghabiskan waktu. Focus, right from the very first day he found his lentera jiwa. Yaitu video games hehehe. Ia sekarang telah bekerja menjadi Game Developer seperti apa yang dia cita-citakan. Kerjanya pun remote dari kamar tidurnya. Ia tak harus pakai dasi atau seragam pegawai negeri. Itulah ia dan lentera jiwanya.

Saya sendiri? Saya pikir saya sudah menemukan lentera jiwa saya dalam bisnis onlinebuku-buku yang saya tulisblog-blog yang saya updatefoto-foto yang saya ambil… (all of them makes money plus happiness).

Bagaimana dengan Anda?

banner ad

8 Responsesto “Lentera Jiwa”

  1. Dulu pernah dengar dari orang bahwa jarang sekali yang punya kebahagiaan penuh. Kalo ada harta, sakit. Kalo nggak ada harta, punya cinta. Sampai sampai ada yang pesimis bilang dengan tegas “makan tu cinta !”

    Kata siapa kebahagiaan, cinta dan harta itu tak sejalan ?

    Semoga semakin banyak yang dapat menemukan Lentera Jiwa nya :D

    [Reply]

  2. JaF says:

    Alhamdulillah.. banyak yang menemukan lentera jiwanya.. Mudah2an saya bisa ikut menemukannya juga ya.. :)

    [Reply]

  3. tuteh says:

    Masih belum menemukan Lentera Jiwa padahal usia udah menua…

    [Reply]

  4. didut says:

    msh dlm pencarian nih :D

    [Reply]

  5. Diar says:

    Duh, jadi terharu sekaligus termotivasi bacanya :)

    Saya selalu pengen jadi penulis dan bisa punya majalah sendiri, tapi ‘terdampar’ di jurusan pendidikan. Saya sadar kalo profesi guru itu mulia, tapi setiap orang gak harus bercita-cita jadi guru di kelas kan…

    Tapi tetap aja, lagi-lagi, saya ‘terdampar’, ‘harus’ jadi dosen. Kata orang sih, jadi dosen enak dan membanggakan, tapi buat apa juga dapet label ‘pekerja prestigious’ kalo setiap mau tidur malah stress bayangin harus ngantor dan ngajar, malah bawaannya sedih dan semi-depresi tiap berangkat kerja (sampe-sampe gak konsen di jalan dan pernah hampir nabrak orang, sampe-sampe terlambat terus, sampe-sampe sering keluar kantor dengan alasan cari udara segar), dan malah baru bikin soal ujian mid-semester pas di hari H-nya ujian.

    Sekarang sih saya masih merintis usaha saya (yang bagian bikin majalah sendiri, tentunya dengan diiringi ke-skeptis-an keluarga dan teman-teman), tapi mudah2an bisa sukses juga kayak Mbak Ollie dan orang-orang di sekitarnya.

    Terima kasih Mbak, atas postingannya yang sudah menjadi lentera :)

    [Reply]

  6. hari raharjo says:

    1. dihormati
    2. berguna bagi orang lain
    3. berwibawa di masyarakat
    4. banyak uang dan harta

    adalah keinginan hidupku…

    [Reply]

  7. Thxq says:

    Wh enkny dibiayain kul hdup tgl minta uang e gtu hdupny pda disia2in(wh bsa ancur indonesia lama2)
    Thx bgt mb’ oll
    Bikn inspirasi q yg dr dulu gk puny cita2
    Ampe skrng kerj ny jg gak nymbung sm bidngny(jdi 1/2 hti kerjny)
    Bagi2 ilmuny ngeblog ya mbak

    [Reply]

  8. Antoony says:

    Yeah right,
    Because I’ve found my soul in my work, so I really enjoy my life. Thus I do not feel bored in my job everyday in business on the internet. It was comfortable when we work in accordance with our desires.

    [Reply]

Leave a Reply

top