It’s all about writing, photography, books, design, business, internet and love
Kemarin, untuk pertama kalinya gue, Angel dan Kitin bertandang ke kantor Majalah Prodo untuk pemotretan hihi. Tenang aja, nggak usah panik, bukan untuk pemotretan cover tentu saja. Ugh, ternyata susah juga ya difoto itu. Padahal kayaknya ilmunya udah mantep dari hasil nonton America’s Next Top Model huehehe. Nanti lihat aja ya hasil fotonya di Prodo edisi Juni 2008!
Anyway, dari dulu gue selalu pengen jadi editor in chief, jadi kemarin ngobrol-ngobrol dengan Mbak Alberthiene Endah (Editor in Chief majalah Prodo). Diharapkan dengan obrolan itu akan membuat gue ketularan dan jadi Editor in Chief juga in the near future haha.
Mas Arif juga show me tempat makannya anak-anak Prodo yang punya tema menu setiap harinya. Asik banget! Kantin di kantorku nggak pake tema-temaan deh kayaknya haha.
Mbak Utie, show me around the office, katanya just in case gue mau bikin majalah sendiri, gue udah tau harus buka divisi apa aja hahaha.
Trus ada juga tuh yang paling menarik adalah 5 trik sukses mengejar deadline a la Prodo yang menarik banget. Kata Mbak Utie, itu adalah rahasia sukses-nya Prodo, loh! Penasaran? Main aja ke kantornya untuk liat sendiri apa aja triknya hehe.
Thanks for Majalah Prodo for having us!
Kemarin pergi ke sebuah perusahaan untuk melakukan kegiatan videografi dan fotografi. Untuk fotografi yang pegang temen gue dan unfortunately, untuk video, yang urus adalah gue hahaha. Memang selucu kedengerannya, web developer, penulis, entrepreneur, dan… kameramen?
Nggak nyambung.
Makanya, cari ilmu dulu di internet sebelum terjun langsung ke lapangan. Dan akhirnya dapet beberapa tips untuk membuat video yang baik (dengan asumsi, kita telah memiliki alat untuk merekam, apapun itu, bahkan handphone hehe):
Sampai sekarang mau coba edit nggak tau mau pake apa yang bagus, dan most likely, laptop gue juga nggak kuat dipake buat ngedit video ~.~
Ada saran?

Pagi ini dalam perjalanan yang luar biasa macet menuju tempat meeting, saya dihadapkan pada 2 pencerahan:
1. Menonton Oprah (iya pake TransCab) yang sedang membahas tentang kematian dan Last Lecture Prof. Randy Pausch
2. Dua anak kecil yang sedang mengamati sebuah buku di pinggir jalan
Saya bisa pastikan kedua anak kecil itu tinggal di dalam gerobak yang parkir tak jauh dari mereka. Mungkin mereka tak sengaja menemukan buku itu. Di sudut sebelah sana, sang ibu memandangi buah hatinya dengan lunglai.
Buku itu berbicara tentang Ikan Paus dan Lumba-Lumba, mereka tampak enjoy dan curious membacanya. Bagi mereka, kesempatan untuk baca buku adalah kemewahan. Padahal ini Jakarta. Di kawasan pemukiman mewah pula!
Makanya ketika Kang Arul mendeklarasikan BlogBrary via Multiply, saya langsung merasa terpanggil. Inilah visi Kutukutubuku.com yang ingin sekali pelan-pelan saya rintis. Membangun perpustakaan untuk anak-anak Indonesia yang tidak mampu, benar-benar kunci untuk mengangkat Indonesia dari keterpurukan.
Koran Republika menyatakan dukungannya untuk BlogBrary dalam sebuah tajuk di koran Minggu. Anda juga?
Sentra Pengumpulan Buku
Jakarta Pusat: Nanang (08128624488/71271367)
Jakarta Selatan: Septi/Ummi Safna (08561131243) Jl Swadaya I No 42, RT 13 RW 09, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jaksel
Bandung: Teny Indah Susanti (08170210787) Jl Kemala No 5 Taman Cipadung Indah, Soekarno-Hatta, Bandung 40614 atau Rina Mutaqinah (085221141700), Yayasan Baiturrahman Jalan Babakan Radio No 52 RT 01/07 Kec Rancaekek Wetan, Kabupaten Bandung 40394
Banten: Novia (0817804088), Kompleks Pondok Pucung Indah II Blok B5 No 10, Poncok Pucung, Tangerang Yogyakarta: A Rhama S (08562800950) Sekretariat myQuran Jogja, Jl Jembatan Merah, Prayan Wetan No 26 (Puri Gejayan Indah) Condongcatur, Depok Sleman, Yogyakarta 55283
Surabaya: Aridaistia (081331705940)
Kalimantan Barat: Rasiam 081345250999
Bete naik angkot kena macet berjam-jam? Mau naik taksi kemahalan? Sekarang nggak usah bete lagi!
Ada TransCab! Taksi TARIF LAMA dengan fasilitas TV Kabel di dalamnya. Mau nonton apa aja? BISA!

Awalnya ngeliat foto TransCab di Flickr-nya Chandra. Langsung penasaran dan googling bentar. Dapet nomer teleponnya (583 55 500), trus langsung pesen taksi buat pulang. Proses pemesanan nggak sulit dan taksi langsung datang tuh.
Supir taksinya smart dan tau banyak tentang jalanan Jakarta, trus dia juga sangat bangga dengan perusahaannya, sampe-sampe dalam satu jam gue naik TransCab, rasanya gue pengen buru-buru melamar jadi supir taksi TransCab karena saking banyak benefit yang dia ceritain hahaha.
Anyway, setelah gue duduk di kursi penumpang dan langsung liat TV dan remote yang ternyata bener-bener ada, gue agak pura-pura sok cool, seolah-olah setiap hari gue duduk nonton gosip di dalam taksi

Sampai akhirnya gue nggak tahan dan mulai keluar noraknya dengan motretin setiap sudut taksi. Pak supirnya juga sangat kooperatif bilang sama gue, “Mbak ini juga difoto mbak… bisa keluar struknya untuk pembayaran…!” Haha thanks

Kesimpulannya? Gue akan telepon dia lagi besok!
Ps: Gue bukan sales TransCab. Cuma sekedar pengguna angkutan umum yang antusias dengan inovasi baru ![]()
I read Guy Kawasaki article on Entrepreneur Magazine about presentation. It’s a great article!
I’ve been working behind desk for years and when I stepped into entrepreneur world, I should do some presentations to many important people such as managers, directors, celebrities, that would never happened if I still working at my former office.
So, I really need to convince all of these important people with couple of Power Point Slides. Kawasaki says, in order to succeeded, use the 10/20/30 rule of Power Point Presentation.
Your Power Point Presentation should have 10 slides, last no more than 20 minutes, and contain no font smaller than 30 points
The topics that they’re generally interested in:
Good luck with your presentation!