It’s all about writing, photography, books, design, business, internet and love

Btw, also read me: Berkunjung ke Kantor Majalah Prodo

Archive for February, 2008


Hiatus (not)!

Feb 12, 2008 Author: Ollie | Filed under: Personal

Weleh… nggak terasa gue 10 hari OFF ngeblog. Bukan karena gue hiatus ya. But gue baru sadar akan beberapa hal aja. My life updates:

  • Im dan Naem, teman-teman gue dari Malaysia, datang saat Jakarta sedang kisruh karena masalah banjir. Im sendiri harus terjebak di dalam bis damri sekitar 6 jam-an baru bisa ketemu sama Chandra. Duh malu-maluin.
  • Gue temenin Im dan Naem belanja ke berbagai penjuru Jakarta. Nanti gue akan keluarkan postingan tentang “Where to shop @ Jakarta”
  • Akhirnya gue pasang FastNet 768, Homecable 66 dan Add on News & Entertainment. That means, unlimited fast internet and unlimited OPRAH WINFREY SHOW hehehe. I love it! :) They cost me around Rp 500.000 per month dan menurut gue worthed it. Btw, disinilah gue baru sadar kalo blog gue tercinta nggak bisa diakses dengan koneksi fastnet. Maka dari itu gue langsung pindahan ke hosting yang lain.
  • Gue datang ke peluncuran buku Songlit Sebelum Cahaya karya Karla M. Nashar yang diangkat dari lagu Sebelum Cahaya-nya Letto. Sebenarnya datang mau ngobrol sama Mas Emka, Radit, dll. Tapi berhubung ada acara launching dan prasmanan ada di depan mata, ya sekalian dinikmati deh haha. Mereka menyanyi dengan baik dan tanpa cela. Sampai akhir acara, pas kebelet pipis on my way to toilet, gue mau minta foto bareng Letto (basically buat di posting di blog atau Flickr hehe), EH pas gue request foto, gue cuma diliatin aja dari atas ke bawah trus tanpa menghentikan langkahnya mereka bilang “Di depan aja deh mbak.” Yea, well… gue ada urusan yang lebih penting kalo gitu (ke toilet haha). Pas cerita ke anak-anak kutukutubuku.com di kantor secara sambil lalu, ternyata mereka menjadi sebel dan nggak mau dengerin lagu-lagunya Letto lagi. WAH. Makasih banget. Ingatkah engkau kepada… (loh kok gue malah nyanyi lagu Letto haha). Chill, guys… I’m just a wrong person at a wrong time… I think they’re nice people.
  • Sempat ngobrol bareng Fa, penulis Macho Man Ngomong Cong yang menulis dengan blak-blakan tentang ke-gay-annya, tapi sampai sekarang belum ‘coming out’ ke society apalagi keluarga. Nggak tau kenapa gue mayan tertarik nonton serial yang berbau gay gitu hehe. Dan kemarin waktu ketemu Fa, gue pengen mengetes GayDar gue (kemampuan mendeteksi seorang gay). Pas datang ke Oh La La cafe, gue langsung dengan PD jalan menghampiri mas-mas gagah dengan kulit coklat. Gue sodorin tangan. “FA ya?”. Ternyata bukan. Akhirnya gue dan Goldy duduk sambil menunggu Fa datang. Pas ada cowok dengan baju pink lagi nelepon di dekat kita, si Goldy langsung bilang, “ITU KALI TUH!”. Dan gue yang, “Ahhh… BUKAN!”. Ternyata bener. Itu Fa. Haha. Gaydar gue kacau. Dan ternyata yang jalan gaydarnya malah Goldy. Dan kata Fa, “To know one, you have to be one.” HAH. Jadi… si Goldy… hihi…. :D Baca perbincangan seru kita di Meet The Writer: Fa on Kutukutubuku.com.
  • Weekend diajak bokap ke ranch temennya di Nagrak, Sukabumi. Awalnya merasa tertipu karena adek-adek gue ternyata nggak ada yang ikut, dan nanti cuma ketemu temennya bokap tanpa anaknya pula. Weleh. Tapi pas sampai sana malah langsung kelayapan, guling-gulingan ngambil foto belalang, kupu-kupu, siang makan nasi… (eh kok jadi nggak jelas). Check out beautiful pictures di flickr ya. (Sempet ketemu ama sepupu gue juga di Sukabumi, Mbak Yayak. Seneng deh!)
  • Si Goldy dah seminggu pusing, that’s why gue kasih kalung Biofir. Eh, habis itu malah demam, pilek dan batuk. Pasti efek detoks-nya jalan deh. (Dulu juga kayak gini soalnya). Mudah-mudahan setelah itu jadi lebih oke deh. Soalnya Biofir kan melancarkan peredaran darah. Di gue sih efeknya nggak cepet capek dan kaki nggak nyut-nyutan meskipun paginya seharian pake high heels. Kalo pusing juga tinggal tempelin di kepala, trus tiba-tiba jadi ngantuk dan pas bangun dah sembuh hehe. Get well soon ya, Goldy!Get Well Soon
  • Gara-gara Goldy sakit, gue jadi bisa pinjem Genius G-pen-nya dan mulai gambar-gambar baju (Inget kan kalo gue fashion designer wannabe). Dalam waktu satu jam dah jadi 5 design hehe. Ngaco sih, but at least I’ve started something hehe. Check out rancangan (muslimah fashion design) gue yang lain di Flickr. More to come :)

Milad Komunitas Tangan di Atas (TDA) Ke-2

Feb 2, 2008 Author: Ollie | Filed under: Business, Events

Pernah nggak ngerasain, terlalu banyak hal yang harus kita lakukan tapi waktunya terbatas, sehingga pada satu titik, kita malah bengong nggak ngerjain apa-apa. Ibaratnya megang beras satu genggaman dan butir-butirnya pelan-pelan jatuh dari sela-sela tanganmu. And you can’t control it. Itu lah yang gue rasakan sekarang ini hehe.

Biasanya hal kayak gini terjadi karena gue membiarkan semuanya ada di kepala gue. Padahal gue seharusnya buru-buru menuangkannya ke media lain. Hm, well, habis ini deh. (Queen of procrastinating hehe)

Sekarang gue mau cerita soal Milad Komunitas Tangan di Atas (TDA) ke-2 yang gue hadiri minggu lalu. Gue sudah lama tahu tentang TDA. Tapi gue memang tidak bisa komit dengan satu komunitas apapun (karena gue orangnya soliter haha), makanya gue nggak join mereka. Trus ketemu TDA lagi di Pesta Blogger. Dan terus akhirnya pas mereka mau mengadakan acara Milad yang ke-2, gue putuskan join TDA dan datang ke acaranya. Gue mencari passion and enthusiast glow from people yang gue yakin bisa gue dapatkan di sini.

Gue dan Goldy datang telat karena baru tidur subuh (cekakak cekikikan nonton VideoJug di rumah masing-masing hehe). Pak Wuryanano (successful business owner) udah ada di panggung ngomongin soal pentingnya cinta dalam membantu membangun bisnis kita. Setuju deh. Tanpa cinta, mana bisa kita perform. Cinta itu pendukung dalam diam, yang kita baru sadari kehadirannya saat dia hilang. Karena efek kehilangannya bisa membuat kita limbung. (LOH kok curhat hahaha). Cak Eko (Pemilik Bakso Cak Eko) juga bilang, kalo bikin bakso dengan hati nggak enak, baksonya juga bakal terasa nggak enak. So, cinta, hati dan perasaan, ngaruh banget dalam bisnis.

Acara dilanjutkan dengan diskusi membahas business start-up. Moderatornya Masbukhin Pradana. Peserta diskusi antara lain Mbak Doris Nasution pemilik butik Shaakira. Para pebisnis yang pemberani ini (karena memutuskan menjadi TDA setelah bertahun-tahun menjadi TDB), setuju bahwa kita harus ‘ACTION’ untuk memulai business. Mbak Doris sendiri membayar tempat di Mangga Dua Square dengan kartu kredit. Jadi mudah banget kan untuk memulai sebenernya  (Asyik loh, di Mangga Dua Square sewa gratis, bayar biaya maintenancenya aja per bulan kira-kira Rp 400.000 dan deposit Rp 2.500.000. More information ke TDA atau ke Mangga Dua Square aja langsung ketemu Mas Ronggo di kantor marketing, Mangga Dua Square lantai LG)

Trus istirahat, makan, enak makanannya. Pas ke toilet ketemu Mbak Doris yang lagi dikerubungi ibu-ibu. Pengen nyapa. Tapi. Nyapa. Nggak. Nyapa. Nggak.

“MBAK OLLIE…!”

Hah. Ternyata Mbak Doris manggil gue duluan hehe.

“Blognya saya pantengin terus mbak!” Kata Mbak Doris.

Haha. Jadi enak :P

Nggak sempet ngobrol banyak tapi yang jelas udah memulai jalur silaturahmi baru deh.
Balik ke ruangan, acara mulai lagi kali ini dibawakan oleh Bu Ning Harmanto (Pengusaha Mahkota Dewa). Bu Ning orangnya spontan dan kata-katanya menyegarkan. Jadi nggak ngantuk ya. Diskusi yang dibawain tentang pengembangan bisnis. Di sini ada Mas Hendy Setiono (Kebab Turki Baba Rafi) yang sukses menyebarkan ‘virus Kebab’ ke seluruh penjuru Indonesia melalui sistem franchisenya. Kata Mas Hendy sih kalo mau ngembangin bisnis intinya tuh inovasi. Setuju.

Di acara selanjutnya ada Mysteri Guest yang ternyata adalah Pak Perry Tristianto, yang disebut-sebut sebagai Raja FO (Factory Outlet). Gue langsung duduk tegak pas denger beliau ngomong. Tips trick bisnis dari dia sangat applicable dan smart. You should write a book, Pak hehe.

Beberapa tips trick dari Pak Perry:

  • Target on a different market. Jeli lihat peluang. Bawa diri kita sebagai customer untuk mengetahui apa yang customer mau. Jual kue di apotek bakalan lebih sukses dari pada jual kue di toko kue karena customer yang menunggu obat pasti bawaannya pengen beli makanan. In my case, gue selalu borong majalah kalo di apotek hehe.
  • Create Buzz. Penjual jus buah itu biasa. Tapi penjual jus buah ex direktur Bank Mandiri would make a great article and publication on media.
  • If you have a plan, just do it. FAST. See what’s happened in several months. If it fails, then just quit and started with a new plan. Hehe.
  • Nggak usah hitung untung, BEP, dsb. Yang harus diitung itu ruginya. Berapa besar kamu siap rugi. Dan jika sudah melampaui batas itu, berarti harus pikirkan jalan lain.
  • Perlakukan karyawanmu dengan tepat. Tempatkan mereka di tempat yang sesuai dengan karakter dan kesukaan mereka. Suka ngobrol ya taruh di bagian sales. Trus kalo karyawan ada di tempat yang rawan seperti kasir atau gudang, berikan reward yang tepat agar mereka at least berpikir seribu kali sebelum bertindak macam-maca. Contoh reward-nya? Bayarin mereka naik haji. Hehe.

Sebenernya pengen ngobrol banyak dengan teman-teman TDA (ada 500 orang yang hadir), bahkan sama Pak Roni (the founder) aja gue nggak sempet ngobrol (orangnya sibuk). But nanti in the smaller event, mudah-mudahan dapat kesempatan untuk ngobrol lebih banyak.

For me and Goldy, TDA is such an inspiration!

Flickr PhotoStream

  • Cat BaruAvatar OllieDidi - Naely WeddingDidi - Naely WeddingDidi - Naely WeddingDidi - Naely Wedding

Sponsors

Toko Buku Online Kutukutubuku Hobitanaman.com gamexeon.com heartyboutique.com

Recent Comments

Top Commentators