Motivation

Menerima Kritik dengan Senyum

Sebagai seorang penulis, penjual service, dan manusia biasa, saya beberapa kali mendapatkan kritik untuk hal-hal yang saya lakukan. Kadang-kadang, saya dapat menerima kritik dari orang lain dengan mengangguk. Tapi seringnya, saya sama sekali tidak bisa menerima kritik tersebut, padahal kritik tersebut sangat mungkin dapat membantu saya agar lebih berkembang lagi. Rugi kan jika kritik ‘dibuang’ begitu saja?! Maka terimalah kritik dengan senyum!

Jangan Langsung Marah

Bertahan dulu selama beberapa saat sebelum menjawab kritik tersebut. Cooling off dulu, bikin teh, ke kamar mandi, jalan keliling kantor, belanja di Mal Ambassador (LOH hehe). Setelah kembali, bisa dipastikan pikiran menjadi lebih jernih dan dapat menjawab kritikan dengan lebih bijaksana.

Berterimakasih pada pengkritik

Bahwa dengan kata-kata mereka, kita menjadi sadar bahwa masih banyak orang yang sirik di dunia ini (haha nggak deh)

Bertanya!

Tanyakan secara detail apa yang bisa membuat kita menjadi lebih baik, dengarkan saran dan masukannya.

Try to Improve

Kritik tidak ditujukan kepada kepribadian Anda, tapi pada tindakan Anda, jadi don’t take it personally! Dengan begitu, Anda bisa menjadi lebih ‘ringan’ saat mencoba untuk memperbaiki ‘action’ agar lebih baik lagi ke depannya.

Look at the bright side

Selalu ada hal positif di dalam setiap hal yang terjadi dalam hidup Anda. Bahkan dalam kritik sekalipun! Yang Anda perlukan hanya melihat dari sudut pandang berbeda dan berpikir positif. Percayalah!

Comments

comments

A writer of 30 books. Co-Founder & CMO Storial.co & NulisBuku.com. Initiate StartupLokal, the biggest startup community in Indonesia. Co-Managing Director of Girls in Tech Indonesia.

7 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.