Motivation

Happy at Work

Are you happy at work?

Jawaban dari ini bervariasi banget. Biasanya mayoritas akan menjawab TIDAK. Sebabnya macam-macam. Mulai dari kerjaan yang tidak sesuai dengan keinginan, rutinitas yang membosankan, kesibukan yang menggila, lembur melulu, rekan kerja yang tukang gosip, karir mentok, gaji pas-pasan, hingga bos yang galak. Semua itu bisa jadi faktor ketidakbahagiaan di tempat kerja. Begitu ketemu hari Jumat, selalu bahagia, karena besok libur dan gak perlu ke kantor. Hari minggu sore mulai mellow karena besok harus ke kantor. Sounds familiar?

Well, sebaiknya kita mulai mencari cara untuk menjadi bahagia di tempat kerja sebelum pelan-pelan tanpa kita sadari, kita menjadi stress dan pada saat kita sadar, semuanya sudah terlambat.

Mulailah berusaha…

  1. Percaya bahwa Anda bisa bahagia di tempat kerja.
    Ini modalnya. Jika skeptis, maka akan sulit membuat perubahan.
  2. Bersyukur
    Bahwa di luar sana ada jutaan orang yang menderita karena tidak mempunyai pekerjaan dan Anda berada di posisi yang diinginkan oleh jutaan orang itu.
  3. Mengidentifikasi apa saja yang membuat Anda bahagia dan apa saja yang membuat Anda tidak bahagia di tempat kerja.
    Jika lembur terus menerus membuat tidak bahagia, maka komunikasikanlah pada atasan Anda bahwa lembur membuat Anda kelelahan dan tidak harmonis dengan keluarga sehingga mengakibatkan menurunnya performa kerja Anda. Mintalah atasan Anda untuk memberikan jalan keluar akan hal ini.
  4. Menciptakan kebahagiaan Anda sendiri
    Jika lagu Rhoma Irama dapat memperbaiki mood Anda setelah rapat yang menyebalkan, silahkan mainkan dan pasang earphone Anda.
  5. Membuat rekan kerja Anda bahagia terlebih dahulu
    Tersenyumlah saat bersama rekan kerja di dalam lift, puji apapun yang terlihat baru atau menarik dari dirinya, tanyakan kabar anaknya, dan bantulah ia 100% saat ia membutuhkan Anda.
  6. Buat ‘ritual’ bersama rekan kerja
    Meskipun terdengar sepele, namun ikatan (bond) yang terjadi saat Anda berkomitmen untuk selalu makan siang bersama dengan rekan kerja akan membuat Anda lebih rileks dan menganggap mereka bukan hanya rekan kerja tapi juga sahabat dalam konteks personal. Membayangkan pergi kerja untuk bertemu dengan sahabat Anda tentu akan membuat Anda lebih bersemangat!
  7. Menambahkan personal item di meja Anda
    Bisa foto keluarga, foto sewaktu liburan di luar negeri, koleksi action figure favorite, semua bisa ditaruh di meja kerja Anda untuk mengingatkan bahwa hidup itu indah dan Anda beruntung mendapat kesempatan untuk menjalaninya.
  8. Mengetahui saat enough is enough
    Semua sudah Anda lakukan, tapi Anda tetap tidak merasa bahagia. Mungkin memang Anda berada di tempat yang salah. Tidak usah ragu untuk berkata, ‘I quit’. Karena kebahagiaan adalah hal yang terpenting di dunia ini. (Because the future belongs to the happy!)

This post is dedicated to several of friends who’ve trapped in frustrations toward their jobs and ended up suffer bad traumatic injury in their head.

Yesterday was also kutukutubuku.com #1 manager’s birthday. Wish you a happy birthday, Henny, and I hope you really create those next actions soon :D Pictures and story about Henny’s birthday, menyusul.

Comments

comments

A writer of 30 books. Co-Founder & CMO Storial.co & NulisBuku.com. Initiate StartupLokal, the biggest startup community in Indonesia. Co-Managing Director of Girls in Tech Indonesia.

7 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.